Breaking News
- HeadlinePerguruan Tinggi dan Sekolah Terdampak Karhutla
- Guru MenulisKesepian Bisa Mengambil Jatah Kesehatan Hampir Enam Tahun
- NewsMahasiswa Unud Berempati pada Pengantre BBM
- Kabar SekolahSRMA 36 Bojonegoro Gandeng Unigoro untuk Robotika dan Aeromodelling
- HeadlineUnair dan AUN-HPN Tebar Benih Gurame di Kalimas
- NewsDosen Ummi Kenalkan Budaya Sunda di Malaysia
- HeadlineTEP IPB University Dampingi Petani Kumbe Merauke Mandiri Cabai
- EdukasiBijak dengan Kidult Economy
- HeadlineUM Perkuat Kompetensi Guru Bahasa Arab melalui Smart AI Tools
- NewsPolibatam Garap Kerja Sama Strategis dengan SIMCC
Apa Benar Suka Main Video Game Kekerasan Bisa Mengarah ke Kekerasan Betulan?
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – “Mbak, gimana ya anakku ini? Tiap hari sukanya main video game saja. Gak di laptop, gak di hape, yang dibuka cuma game,” begitu curhatan tetangga kompleks perumahan. “Video game apa, Mbak?” saya balik bertanya. “Entah, apa saja. Pokoknya yang banyak tembak-tembakan, pukul-pukulan, atau perkelahian.” “Oh, senengnya video game kekerasan?” tanya saya
Read MoreYuk, Waspadai Problematic Video Gaming
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Sebenarnya ini bukan kabar baru. Tapi, saya ingin menuliskan ini karena memang penting dan karena barusan ada hasil penelitian terbaru yang dimuat di jurnal Psychology of Popular Media. Tak dapat dipungkiri, video game semakin diterima dalam kehidupan sehari-hari. Diterima dalam arti semakin banyak penggunanya di tempat umum maupun di tempat personal.
Read More

