Breaking News
- NewsKKN Unkhair Gelar Fun Trash Kampanyekan Pola Hidup Sehat
- Guru MenulisMengapa Anak Perlu Teman?
- FokusLewat Karate, Dr Septri Go Global
- HeadlineITS Luncurkan Desain Baru Mobil Formula Sapuangin untuk SAE Japan
- NewsDWP UIN Syekh Wasil Kediri Gelar Senam Sehat
- HeadlineBEM FF UMP Skrining Hemoglobin di Desa Kalisalak
- NewsPNM dan JICA Jajaki Kolaborasi Perkerataapian
- Kabar Sekolah251 Siswa SMAN 8 Yogyakarta Digembleng Bela Negara
- BudayaKKN USK Rawat Tradisi Rapai Kaoy
- HeadlineKolaborasi Riset IPB Teliti Efektivitas AWD dan Biochar
Apa Benar Suka Main Video Game Kekerasan Bisa Mengarah ke Kekerasan Betulan?
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – “Mbak, gimana ya anakku ini? Tiap hari sukanya main video game saja. Gak di laptop, gak di hape, yang dibuka cuma game,” begitu curhatan tetangga kompleks perumahan. “Video game apa, Mbak?” saya balik bertanya. “Entah, apa saja. Pokoknya yang banyak tembak-tembakan, pukul-pukulan, atau perkelahian.” “Oh, senengnya video game kekerasan?” tanya saya
Read MoreYuk, Waspadai Problematic Video Gaming
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Sebenarnya ini bukan kabar baru. Tapi, saya ingin menuliskan ini karena memang penting dan karena barusan ada hasil penelitian terbaru yang dimuat di jurnal Psychology of Popular Media. Tak dapat dipungkiri, video game semakin diterima dalam kehidupan sehari-hari. Diterima dalam arti semakin banyak penggunanya di tempat umum maupun di tempat personal.
Read More

