Breaking News
- Guru MenulisAnak Pemarah Gak Bakal Jadi Orang Sukses?
- NewsUNP Bugar, Bukan Sekadar Senam Bersama
- HeadlineUnram dan Pemkot Bima Kerja Sama Penguatan SDM Kesehatan
- NewsMahasiswa UNY Gagas ‘Sekolah Tanpa Bullying’
- NewsProdi Ikom Umpo Gelar Workshop Film Dokumenter dan Fiksi
- FokusJago Strategi, Dio Lutvi Jadi Google Student Ambassador
- Kabar SekolahSantri Baitul Arqam Berlatih Bahasa Inggris di Unmuha
- HeadlineUncen Gandeng PT AM Jayapura Produksi AMDK
- NewsKP2KP Nunukan Gelar Sosialisasi Coretax di PNN
- NewsPohon Tumbang Timpa Kabel PLN di Unkhair
Waspadai Makanan Ultra-olahan demi Kesehatan Psikologis
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – Saya senang dikabari bahwa ponakan saya mulai belajar memasak. Namun, saya jadi agak tak nyaman saat mengetahui beberapa hasil masakannya. Makanannya setup macaroni yang bahannya mie instan, makaroni, tepung, pewarna, sosis, dan lain-lain. Minumnya, frapuccino dengan bahan kopi instan, biskuit hitam, gula, es, dan lain-lain. Wah, wah, wah… Hasilnya
Read More

