Polije dan Pemkab Sabu Raijua Siapkan Prodi Manajemen Agribisnis

mepnews.id – Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua di Nusa Tenggara Timur sepakat memperluas layanan pendidikan vokasi. Kedua pihak kini mempersiapkan pembukaan Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Agribisnis di Kampus 6 Sabu Raijua.

Direktur Polije, Saiful Anwar STP MP, mejelaskan langkah ini bertujuan menjawab kebutuhan sektor unggulan daerah. Polije berkomitmen memberikan pendampingan penuh agar program studi baru ini segera beroperasi secara profesional.

“Kami berencana menambah program studi baru untuk memperkuat sektor agribisnis dan kapasitas SDM lokal,” tutur Saiful, lewat situs resmi polije.ac.id.

Pembukaan prodi ini melibatkan tenaga pendidik dari masyarakat setempat melalui formasi CPNS dan dosen tetap. Polije ingin memastikan kehadiran kampus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Sabu Raijua.

“Kolaborasi ini bertujuan menciptakan lulusan kompeten yang siap membangun potensi pertanian di daerah sendiri,” tegas Saiful.

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyambut baik rencana ini karena relevan dengan potensi pertanian dan peternakan. Asisten 1 Setda Sabu Raijua, Ir Titus B. Duri, memastikan dukungan penuh melalui anggaran daerah. “Pembukaan program studi baru ini menjadi prioritas daerah untuk meningkatkan kualitas SDM sesuai RPJMD.”

Pemkab juga menyiapkan beasiswa serta fasilitas pendukung untuk menarik minat calon mahasiswa baru. Koordinasi intensif terus dilakukan guna memastikan kesiapan sumber daya manusia dan pembiayaan melalui hibah serta APBD. “Kami menambah alokasi anggaran agar operasional prodi baru ini berjalan maksimal dan berkelanjutan,” kata Titus.

Kampus 6 Polije dan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Sabu Raijua dibuka resmi pada Agustus 2025 dengan penerimaan 60 mahasiswa baru. Pendidikan vokasi di Kepulauan Sabu dan Raijua di laut yang dekat perbatasan Australia itu didukung lahan luas 5,5 hektare sebagai bagian dari pengembangan kampus.

Facebook Comments

Comments are closed.