Oleh: Esti D. Purwitasari
mepnews.id – Sejak Februari 2023, Presiden sudah membolehkan masyarakat Indonesia tidak pakai masker terutama saat berkegiatan di luar ruang. Tapi, ada teman saya yang tak juga mau melepas masker saat di dalam ruang maupun di luar ruang.
“Sudah sekian tahun. Terlanjur enak pakai masker. Nggak pede kalau lepas,” begitu penjelasannya.
Wah..wah… Dulu awalnya ogah-ogahan disuruh pakai masker. Sekarang, dandan pun di-match-kan dengan maskernya.
………..
Pembaca yang budiman, apakah di sekitar Anda masih ada orang yang ke mana-mana masih pakai masker meski ia tidak sakit atau tidak sedang terancam tertular virus? Kalau masih ada, saya mungkin bisa memberi satu penjelasan ilmiah.
Para peneliti dari Cardiff University di Inggris menemukan alasan baru mengapa orang menutupi wajah dengan masker. Hasil penelitian mereka menunjukkan, masker wajah membuat pemakainya terlihat lebih menarik. Setelah mengukur berbagai jenis masker yang mengubah daya tarik 40 wajah pria, mereka menemukan masker medis biru lebih keren daripada jenis masker lainnya.
Dr Michael Lewis, ahli psikologi wajah dari Fakultas Psikologi Cardiff University yang jadi penulis laporan penelitian itu, menjelaskan, “Penelitian yang dilakukan sebelum pandemi menemukan masker wajah medis mengurangi daya tarik. Kemudian, kami ingin menguji apakah kondisi ini berubah sejak masker penutup wajah menjadi ada di mana-mana pada era pandemi. Studi kami menunjukkan, wajah dianggap paling menarik saat ditutupi masker medis.”
Mengapa begitu?
Ia menduga ini karena kita makin terbiasa dengan penampilan petugas kesehatan yang mengenakan masker biru. Selanjutnya, kita mengaitkannya dengan orang-orang dalam profesi perawatan atau medis. Saat merasa rentan, kita mungkin menganggap pemakaian masker medis biru bisa menenangkan dan kita merasa lebih positif terhadap pemakainya.
“Penelitian kami juga menemukan, wajah dianggap jauh lebih menarik jika ditutupi masker kain dibandingkan jika tidak ditutup. Beberapa dari efek ini mungkin hasil dari kemampuan masker untuk menyembunyikan fitur yang tidak diinginkan di bagian bawah wajah. Efek ini hadir untuk orang yang kurang menarik,” kara Dr Lewis.
Para peneliti melibatkan 43 partisipan wanita untuk menilai daya tarik gambar wajah pria tanpa masker; memakai masker kain; masker wajah medis biru, dan memegang buku hitam polos yang menutupi area yang akan disembunyikan masker wajah. Penilaiannya dari skala 1 sampai 10. Penelitian dilakukan Februari 2021 atau tujuh bulan setelah masker wajah diwajibkan di Inggris.
Penelitian ini menunjukkan pandemi telah mengubah psikologi kita dalam hal cara kita memandang pemakai masker. Ketika melihat seseorang memakai masker, kita tidak lagi berpikir ‘orang itu berpenyakit, saya harus menjauh’. Perubahan cara berpikir ini terkait dengan psikologi evolusioner.
Sebelumnya, masker dipandang sebagai isyarat tentang penyakit yang sangat mematikan. Sekarang, ada perubahan psikologis sehingga masker wajah tidak lagi kita pandang sebagai isyarat adanya kontaminasi atau ancaman penularan. Masker justru kita pandang dari urusan estetika.
Masker medis digunakan untuk menyembunyikan sebagian wajah seseorang. Ini menimbulkan ‘efek misteri’. Meninggalkan ruang untuk imajinasi dan kekaguman. Kurangannya informasi visual yang biasanya diperoleh dari ekspresi wajah itu dapat membuat seseorang jadi tampak lebih misterius dan lebih menarik bagi sebagian orang lain.
Ketika sebagian wajah tertutup masker, mata menjadi fokus utama yang terlihat orang lain. Mata merupakan fitur yang sangat penting dalam komunikasi nonverbal. Penekanan pada mata dapat meningkatkan daya tarik visual seseorang. Mata yang ekspresif dapat memberikan kesan seseorang itu lebih menarik.
Yang tak kalah penting, kesan tentang kesadaran dan kebersihan. Penggunaan masker medis selama pandemi telah menjadi simbol kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Hal ini dapat mempengaruhi persepsi orang lain, memberikan kesan positif pada seseorang tentang tanggung jawab dan perhatian terhadap kesehatan.


