Anaknya Ikut UTBK, Walinya Touring Kampus

mepnews.id – Ada berbagai cara menarik yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk memperkenalkan Kampus Putih pada masyarakat. Salah satu metode unik dilakukan dalam gelaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2023.
Pihak kampus menyediakan mobil golf dan perahu bebek untuk para orang tua atau wali calon mahasiswa. Maka, saat menunggu anak melaksankaan tes, para orang tua atau pengantar mencoba mobil golf mengitari Kampus Putih untuk melihat gedung-gedung, fasilitas, lapangan, dan hal lainnya. Mereka juga bisa naik perahu bebek berkeliling danau UMM yang viral di media sosial.
Fahrudin Asjhar, salah satu orang tua calon mahasiswa, merasa UMM menjadi tempat yang sejuk dan menyenangkan untuk belajar. Apalagi ditambah fasilitas unik seperti perahu bebek. Hal itu menambah kenikmatan saat berada di lingkungan Kampus Putih.

Bebek di danau UMM.

“Bebek-bebek ini sering viral di Instagram maupun TikTok. Beberapa kali lewat di media sosial saya. Fasilitas unik seperti ini bisa membantu mahasiswa lebih produktif. Misalnya, saat suntuk mengerjakan tugas, mereka bisa sesekali bermain untuk melepaskan penat,” tambahnya.

UTBK gelombang pertama UMM untuk calon mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi. Lebih dari seribu peserta dari seluruh Indonesia mengikuti ujian 4-6 Mei dalam gelombang pertama ujian untuk kedua jurusan tersebut. Nurudin, Kepala UPT Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMM, mengatakan 18 ruangan disiapkan untuk proses ujian sesi pagi dan sesi siang.

“UTBK sudah berlangsung sejak empat tahun lalu. Ini untuk mengantisipasi adanya joki maupun kecurangan lainnya. Di setiap ruangan terdapat pengawas dan teknisi untuk membantu peserta jika terjadi masalah pada komputer,” jelasnya, lewat mediaa resmi umm.ac.id.

Panitia juga melakukan pemeriksaan menyeluruh menggunakan metal detector untuk menjaring alat-alat elektronik berukuran mini yang mungkin dibawa peserta. Itu juga untuk mengantisipasi keccurangan yang mungkin terjadi. Selain itu, UMM juga dibantu dari pihak kepolisian agar proses ujian tetap aman.

Nauroh Nur Azziyati Siswoyo, salah satu peserta UTBK Fakultas Kedokteran, optimis bisa lolos seleksi. “Alhamdulilah, tadi saya bisa mengerjakan soal dengan baik karena sudah belajar rajin. Insya Allah bisa menjawab soal sekitar 70%,” ungkap Ziya.

Ziya memilih Kedokteran UMM karena ingin menjadi dokter seperti orang tuanya. Selain itu,dokter merupakan pekerjaan mulia yang langsung berinteraksi dengan masyarakat dan bisa mengedukasi di bidang kesehatan serta upaya menangani berbagai penyakit yang diderita masyarakat. (Zak/Wil)

Facebook Comments

Comments are closed.