mepnews.id – Seiring bertambahnya usia, risiko semakin meningkat pada diri seseorang saat terjadi kecelakaan lalu lintas semakin meningkat. Maka, orang lanjut usia (lansia) harus memiliki proteksi yang lebih kuat dibanding mereka yang berusia lebih muda.
Ada salah satu temuan untuk memastikan keamanan lansia. Bentuknya berupa airbag atau kantung udara yang mengutamakan kenyamanan dan keamanan pengguna. Alat ini invensi dari Aji Akbar Firdaus ST MT dosen program studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol, Universitas Airlangga.

Aji
Ia mengakui, airbag salah satu fitur keselamatan yang sering ditemukan di dalam kendaraan roda empat di titik-titik rawan benturan terutama di depan setir. Nah, airbag yang dikembangkan Aji dan tim diklaim dapat lebih cepat merespons benturan dan dapat mengurangi dampaknya.
“Airbag baru ini justru melekat pada tubuh pengguna. Dalam posisi berjalan kaki tanpa menggunakan kendaraan pun, pengamanan juga bisa digunakan,” sebut dosen kelahiran Sumenep itu.
Kantung udara hasil kolaborasi dosen asal Unair, ITS dan ITK ini memiliki mekanisme pengisian udara otomatis yang akan aktif bila terjadi kecelakaan. Airbag ini dapat mendeteksi posisi jatuh pengguna bila terjadi kecelakaan. Maka, fitur-fitur ini tentu amat berguna dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan lansia.
Invensi prototype ini telah menerima Hak Kekayaan Intelektual (HKI) pada Oktober 2022. “Karena masih dalam tahap prototyping, airbag ini belum bisa ditawarkan ke industri. Yang pasti, kami berharap invensi ini ke depannya dapat memudahkan orang banyak dan membawa manfaat,” ungkapnya. (*)


