Oleh: Esti D. Purwitasari
mepnews.id – Sebagian besar arah hidup kita ditentukan lewat pertemuan dengan orang yang baru dikenal atau orang yang bahkan belum pernah bertemu sebelumnya. Nah, obrolan pertama dengan orang baru ini bisa menentukan kesan untuk komunikasi selanjutnya atau malah tak perlu berkomunikasi sama sekali.
Masalahnya, banyak orang kesulitan membuka percakapan. Tak tahu bagaimana memilih kata dan topik pada orang yang tak dikenal. Nah, pembaca yang budiman, berikut ini saya beri beberapa catatan sederhana tapi penting.
- Buka dengan topik netral
Saat memulai percakapan dengan orang yang tidak dikenal, sebaiknya mulailah dengan topik yang umum dan netral, yang tidak terlalu pribadi atau kontroversial. Beberapa topik obrolan ringan yang dapat Anda gunakan untuk memulai percakapan; hobi dan minat, wisata dan bepergian, makanan dan kuliner, cuaca dan keadaan alam, kabar yang viral di medsos, film dan acara TV, dan banyak lagi lainnya.
- Sikap menghargai
Kunci obrolan ringan yang sukses adalah bersikap ramah, tulus, dan tertarik pada apa yang dikatakan orang lain. Menunjukkan ketertarikan dengan topik pembicaraan dengan orang lain dapat membantu menciptakan kesan positif dan menumbuhkan hubungan yang lebih dalam.
- Ajukan pertanyaan
Mengajukan pertanyaan terbuka dapat membantu menjaga percakapan tetap mengalir. Itu juga menunjukkan bahwa Anda tertarik dengan pemikiran dan pendapat orang tersebut. Tapi, jangan bertanya “Apakah Anda menyukai topik ini?” Lebih baik tanyakan, “Apa pendapat Anda tentang topik ini?”
- Tunjukkan antusiasme
Saat mengobrol, tunjukkan antusiasme Anda terhadap topik dengan mengungkapkan pendapat Anda sendiri dan berbagi pengalaman yang relevan. Ini dapat membantu menjaga percakapan tetap menarik dan menyenangkan. Saat ngobrol tentang kemacetan, misalnya, katakan, “Benar itu. Tapi, di tempat saya, kemacetan justru sering terjadi di kawasan pemukiman elite.”
- Dengarkan dengan aktif
Selain tulus mendengarkan ucapannya, juga sesekali anggukkan kepala, lakukan kontak mata, lalu berikan umpan balik untuk menunjukkan bahwa Anda terlibat dalam percakapan.
- Hindari menyela
Sedapat mungkin jangan menyela pembicaraan. Menyela orang lain bisa menjadi tanda Anda tidak hormat padanya. Ini bisa membuat ia merasa diremehkan. Maka, biarkan orang tersebut selesai menuangkan pikirannya sekonyol apa pun. Setelah selesai, silakan ganti Anda memberikan pendapat.
- Berpikir terbuka
Saat mengobrol dengan orang baru, berharaplah mendapatkan ide-ide baru. Saipalh berpikiran terbuka dan mau belajar hal-hal baru. Ini dapat membantu membuat percakapan tetap menarik dan dapat membantu Anda mendapatkan perspektif dan wawasan baru.
Ingatlah, menunjukkan minat pada topik percakapan bukan hanya tentang bersikap sopan, tetapi juga tentang membangun hubungan baik dan menciptakan landasan untuk hubungan yang lebih dalam.


