Biaya Umrah ke Tanah Suci Diperkirakan Bakal Naik 30 Persen per Februari 2023, Karena Masalah ini

MEPNEWS.ID – Biaya ibadah Umrah ke tanah suci Makkah diprediksi pada awal tahun 2023 ini bakal mengalami kenaikan sebesar 30 persen.

Kenaikan ibadah ke Masjidil Haram diakibatkan karena adanya kenaikan penginapan atau hotel di tanah suci naik drastis.

Menurut keterangan Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP AMPHURI, Azhar Gazali kenaikan itu dipicu adanya kenaikan hotel mencapai 300 persen.

Kenaikan itu menurut Azhar Gazali disebabkan adanya besarnya permintaan ibadah Umrah yang terjadi di negara-negara lain.

“Ini disebabkan negara-negara lain juga banyak yang masuk ke Arab Saudi untuk melaksanakan Umrah,” katanya seperti dilansir kumparan.com, Senin (2/1/2023).

Kendati demikian menurut Gazali besarnya permintaan Umrah ini dapat menimbulkan kendala baru.

Kendala baru yang terjadi salah satunya yakni adanya permintaan penginapan oleh jamaah Umrah yang meningkat.

Akibat banyaknya permintaan penginapan akibat naiknya jumlah jamaah Umrah hingga mempengaruhi keterbatasan kesediaan kamar.

Disebutkan harga hotel di sekitar Masjidil Haram dikabarkan kenaikannya mencapai 300 persen.

“Yang paling terasa adalah hotel bintang 5, untuk saat ini travel-travel tidak bisa menjanjikan terlalu banyak untuk ketersediaan kamar bintang 5,” jelas Gazali.

Kebutuhan jamaah Umrah atas akomodasi yang nyaman diyakini dapat mempengaruhi minat masyarakat dalam menjelankan ibadah.

Itu sebabnya menurut Gazali pihak travel akan melakukan penyesuaian harga Umrah untuk di masa depan.

“Ada penyesuaian terkait kondisi tersebut. Jika pun tetap diberangkat, ada penambahan biaya dari harga yang sebelumnya,” jelas Gazali.

Gazali menjelaskan keberangkatan bulan Februari via Jakarta 9 hari di hotel bintang 4 harga berkisar Rp29 hingga 30 jutaan.

Gazali optimis selama keinginan ibadah Umrah dari para jemaah masih tinggi, travel-travel yang bernaung di asosiasi tentu memiliki formulasi tersendiri untuk mengatasi hal itu. (*)

Facebook Comments

Comments are closed.