Mahasiswa UMG Kaji Ilmu Praktis di Bhirawa Steel dan Bendungan Selorejo

mepnews.id – Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) melakukan Kunjungan Industri ke PT Bhirawa Steel produsen baja tulangan dan ke Bendungan Selorejo yang dikelola Perum Jasa Tirta I. Kegiatan bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung di lapangan sekaligus penerapan ilmu teknik sipil dalam sektor industri dan pengelolaan infrastruktur.

Dikabarkan situs resmi umg.ac.id, kunjungan industri menjadi salah satu metode pembelajaran penting untuk menjembatani teori di ruang kuliah dengan praktik yang diterapkan di dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan baru mengenai perkembangan teknologi dan proses kerja di industri, tetapi juga memahami tantangan serta kebutuhan kompetensi yang harus dimiliki profesional di bidang teknik sipil.

Di PT Bhirawa Steel, perusahaan manufaktur yang menyediakan material konstruksi untuk berbagai proyek pembangunan, mahasiswa disambut hangat Direktur Utama Rubiantoro serta Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Seno Aji, beserta jajaran manajemen perusahaan.

Pihak perusahaan lalu memperkenalkan profil PT Bhirawa Steel, sejarah perkembangan perusahaan, serta kontribusinya mendukung pembangunan infrastruktur nasional. Mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai peluang karier dan kompetensi yang dibutuhkan industri konstruksi dan manufaktur saat ini.

Dalam sesi pemaparan proses produksi baja, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai tahapan produksi, standar mutu yang diterapkan perusahaan, hingga sistem pengendalian kualitas untuk memastikan setiap produk memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan dalam dunia konstruksi.

Mahasiswa juga diajak mengelilingi area pabrik untuk melihat langsung aktivitas produksi. Dengan didampingi tim PT Bhirawa Steel, mahasiswa dapat mengamati berbagai fasilitas produksi, peralatan industri, serta alur proses pengolahan baja dari bahan baku hingga menjadi produk siap pakai.

Observasi lapangan ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa karena dapat melihat secara nyata bagaimana material konstruksi yang selama ini dipelajari dalam perkuliahan. Interaksi langsung dengan para praktisi juga membuka wawasan mahasiswa mengenai pentingnya inovasi, keselamatan kerja, efisiensi produksi, dan pengendalian mutu dalam industri manufaktur.

Dari PT Bhirawa Steel, rombongan mahasiswa ke Bendungan Selorejo di Kabupaten Malang. Bendungan ini salah satu infrastruktur sumber daya air yang memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan masyarakat, mulai dari penyediaan air baku, irigasi pertanian, pengendalian banjir, hingga pembangkit listrik tenaga air.

Di lokasi bendungan, mahasiswa mendapatkan penjelasan dari pihak Perum Jasa Tirta I mengenai sejarah pembangunan Bendungan Selorejo, fungsi bendungan, sistem operasional, serta upaya pemeliharaan yang dilakukan untuk menjaga keamanan dan keberlanjutan infrastruktur tersebut.

Mahasiswa kemudian diajak meninjau ke berbagai bagian bendungan untuk mempelajari fungsinya. Mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai tubuh bendungan, bangunan pelimpah (spillway), intake, saluran pengeluaran, instrumen pemantauan bendungan, hingga sistem pengelolaan debit air yang diterapkan untuk menjaga stabilitas dan keamanan bendungan.

Melalui pengamatan langsung di lapangan, mahasiswa dapat memahami bagaimana konsep-konsep yang dipelajari dalam mata kuliah hidrologi, bangunan air, mekanika tanah, serta manajemen sumber daya air, diterapkan dalam pengelolaan bendungan. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata mengenai kompleksitas perencanaan, konstruksi, operasional, dan pemeliharaan infrastruktur sumber daya air.

Ketua Program Studi Teknik Sipil UM Gresik, Avisha Gita Prafitasiwi ST MT, menjelaskan kunjungan industri merupakan bagian dari upaya program studi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berbasis pengalaman dan kebutuhan dunia kerja.

“Kami ingin mahasiswa memiliki pengalaman belajar lebih komprehensif dengan melihat secara langsung penerapan ilmu teknik sipil di lapangan. Kunjungan ke PT Bhirawa Steel memberikan wawasan mengenai industri material konstruksi. Kunjungan ke Bendungan Selorejo memperkaya pemahaman tentang infrastruktur sumber daya air. Kedua lokasi ini memberikan pengalaman yang saling melengkapi dalam mendukung capaian pembelajaran mahasiswa Teknik Sipil,” ujarnya.

Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi dengan narasumber, serta melakukan observasi terhadap berbagai fasilitas yang dikunjungi. Kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para praktisi industri dan pengelola infrastruktur memberikan pengalaman yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di dalam kelas.

Facebook Comments

POST A COMMENT.