mepnews.id – Kawasan Blok M di Jakarta tidak pernah kehilangan pesona. Belakangan ini, ada satu lokasi yang tidak pernah sepi pengunjung: Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Bukan sekadar taman hijau biasa, tempat ini kini dinobatkan netizen sebagai ‘basecamp‘ paling hits bagi warga Jakarta, terutama generasi milenial dan Gen Z.
Pada Jumat sore 16 Januari 2026, misalnya, ratusan pengunjung memadati berbagai sudut taman dengan desain arsitektur melingkar itu. Ada yang sibuk dengan laptopnya, ada yang asyik membaca buku, ada juga yang sekadar duduk-duduk santai, atau hingga yang membawa kamera untuk berburu foto estetik.
Mengapa taman ini begitu ramai?
Karena fasilitasnya serba ada. Tidak seperti taman kota konvensional, Taman Literasi Blok M menyediakan ruang baca indoor yang nyaman dan dilengkapi pendingin ruangan (AC). Fasilitas ini menjadi incaran utama pengunjung yang ingin membaca buku atau mengerjakan tugas dengan tenang tanpa harus mengeluarkan uang untuk ke kafe.

Lokasinya enak untuk bersosialisasi.
Selain itu, tersedia akses WiFi gratis dan stopkontak di beberapa titik, yang membuat para freelancer dan mahasiswa nyaman.
“Biasanya, kalau mau nugas yang ada WiFi-nya, kan kami harus ke kafe dan beli kopi. Kalau di sini, gratis. Suasananya juga tenang. Jadi kami bisa lebih fokus,” ujar Dina (21), mahasiswi yang sedang mengerjakan skripsi.
Area tangga melingkar dan atap taman (rooftop) juga menjadi spot favorit bagi para pencinta fotografi untuk membuat konten media sosial. Sudut-sudutnya sangat estetik atau instagrammable.
Ternyata fungsi taman ini lebih dari sekadar tempat bersantai sejenak. Berbagai komunitas kreatif juga sering mengadakan event di Plaza Utama. Mulai dari komunitas pecinta buku yang mengadakan reading party, komunitas desain, hingga komunitas bahasa yang berlatih bersama di area terbuka. Bahkan, acara pencanangan HUT ke-498 Jakarta diadakan di kawasan ini.
Akses Yang Mudah
Lokasi yang strategis menjadi kunci utama keramaian taman ini. Posisinya tepat di titik temu transportasi publik, termasuk MRT Jakarta (turun di Stasiun Blok M BCA) dan TransJakarta (turun di Terminal Blok M), membuat taman ini mudah diakses.
“Ke sini karena aksesnya gampang banget. Tinggal turun dari stasiun MRT Blok M, langsung sampai. Tempatnya juga estetik buat foto-foto. Tapi, yang paling penting, masuknya gratis,” ujar Farah (18), salah satu pengunjung.
Ramainya pengunjung taman membawa dampak positif bagi para pedagang makanan dan minuman di sekitar kawasan Taman Literasi. Salah satunya Blok M Square. Banyak pengunjung taman yang mampir untuk berburu kuliner setelah jalan-jalan di taman.
Untuk kamu yang mau mampir, Taman Literasi ini buka 24 jam. Nggak perlu bayar tiket masuk, alias gratis. Tapi pengunjung diingatkan untuk tetap jaga kebersihan dan jangan berisik di area ruang baca ya! (Intan)


