mepnews.id – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STIT Muhammadiyah Bojonegoro menggelar Festival Seni PIAUD 2025 pada Sabtu, 27 Desember 2025. Kegiatan sebagai bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Pengembangan Seni Anak Usia Dini ini menjadi ruang ekspresi, inovasi, dan pembentukan karakter mahasiswa semester awal dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan.
Festival yang mengusung tema ‘Menemukan Nada, Mengukir Warna, Menggerakkan Semesta’ tersebut dihadiri Ketua STIT Muhammadiyah Bojonegoro, jajaran pimpinan kampus dan Kaprodi, dosen, pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) PIAUD, serta ratusan mahasiswa.
Ketua STIT Muhammadiyah Bojonegoro, Dr Ibnu Habibi MPdI, dalam sambutannya menegaskan kegiatan seni memiliki peran strategis dalam membentuk kepekaan emosional, kreativitas, dan karakter calon pendidik. “Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga memiliki empati, daya cipta, dan kemampuan mengekspresikan nilai-nilai pendidikan. Festival seni ini menjadi ruang pembelajaran yang utuh dan bermakna.”
Ketua Panitia, Agustina Ika Hartanti, menyampaikan festival ini merupakan bagian dari proses pembelajaran berbasis proyek yang mendorong mahasiswa berpikir kreatif, bekerja kolaboratif, dan berani menampilkan gagasan. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar mengelola ide, emosi, dan kerja tim. Setiap karya yang ditampilkan adalah hasil proses panjang yang sarat nilai pembelajaran.”
Kaprodi PIAUD, Sriyanti MPdI, menjelaskan seni merupakan media strategis dalam pendidikan anak usia dini karena mampu menumbuhkan rasa percaya diri, empati, dan kemampuan komunikasi. “Kami ingin calon guru PAUD memiliki pengalaman nyata bagaimana seni dapat menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi anak.”
Festival Seni PIAUD 2025 menampilkan 10 karya dan pertunjukan seni. Ada pameran seni rupa, peragaan busana berbahan daur ulang, seni suara, seni musik kontemporer, seni drama, seni tari, serta berbagai inovasi media pembelajaran kreatif. Seluruh karya disajikan melalui pertunjukan langsung serta dokumentasi visual berupa foto, video, tutorial, dan presentasi digital yang memperlihatkan proses kreatif secara komprehensif.
Kegiatan dipandu MC Ade Eka Rofianto dan dikoordinasikan Sie Acara Nurul Widya Ningsih, sehingga berlangsung tertib dan inspiratif. Melalui Festival Seni PIAUD 2025, STIT Muhammadiyah Bojonegoro menegaskan komitmen mencetak calon pendidik anak usia dini yang kreatif, adaptif, dan berkarakter, sejalan kebutuhan pendidikan nasional di era transformasi pembelajaran.


