mepnews.id – IGSBB (Ikatan Guru Semai Benih Bangsa) Bojonegoro mengadakan seminar parenting pada Sabtu 3 Mei 2025 di Aula Swalayan BMT Ngasem Bojonegoro. Acara bertema ‘Mendidik dengan Bahagia Tumbuhkan Karakter Generasi 5.0’ ini dihadiri 600 pendidik PAUD dan orang tua wali murid dari 28 kecamatan di Bojonegoro. Hadir juga undangan; Bunda PAUD Kecamatan Ngasem Irma Dyah Kusuma Wardani ST, Ketua IGSBB wilayah Fatmawati Aji SE MP, dan Penilik PAUD, IGTKI, serta IGRA Kecamatan Ngasem.
Deden H. M. S. SSosI MPd, motivator penggagas Gurame (Guru Ramah Asyik dan Menyenangkan) selaku narasumber, menegaskan Masyarakat 5.0 lebih menekankan integrasi teknologi, seperti Internet of Things, Big Data, dan kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari anak-anak. Karenanya, mempersiapkan anak-anak sedini mungkin pada usia PAUD untuk hidup berdampingan dengan teknologi dan memanfaatkan potensinya adalah sangat penting. Ini agar anak-anak dapat berkembang maksimal tanpa harus diperbudak teknologi.
Kang Deden menegaskan, “Peran pendidik sangat berpengaruh dalam memfasilitasi transisi pendidikan anak usia dini di era masyarakat 5.0. Mereka bertanggung jawab membimbing dan mendukung pembelajaran anak-anak di lingkungan yang penuh teknologi. Maka, perlu strategi pendidikan inovatif yang sejalan dengan perkembangan anak di era Masyarakat 5.0.”
Strategi-strategi ini meliputi integrasi teknologi pendidikan, pembelajaran berbasis proyek, pengembangan keterampilan 5.0, pembelajaran aktif dan kolaboratif, individualisasi pembelajaran, pembelajaran seumur hidup, keamanan dan etika digital, dan keterlibatan orang tua.
Selain itu, pendidik dan orang tua tetap menjadi sosok yang sabar bukan nyasar. Artinya proses pendidikan dilakukan dengan penuh kenyamanan tanpa tekanan. “Tujuan akhir dari semuanya adalah menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, menumbuhkan kemandirian, kreativitas, daya saing, dan pola pikir belajar sepanjang hayat pada anak,” motivator nasional itu.
Ia juga mengingatkan bahwa menanamkan karakter positif melalui keteladanan guru dan orang tua juga menjadi faktor dominan dalam mempersiapkan anak didik diri ers 5.0. Anak didik akan memiliki kecerdasan komunal, terutama kecerdasan interpersonal, intra personal, sosial, dan spiritual.
Kegiatan berakhir pukul 12.00 dengan doa dan ramah tamah oleh seluruh peserta yang hadir, panitia, dan narasumber. (Zid)


