Saat Jurnalis Cilik Mewawancarai Rektor UMPO

mepnews.id – Sungguh beruntung Aghnia dan Yumna mendapat kesempatan belajar yang luar biasa. Dua jurnalis cilik dari SD Muhammadiyah Ponorogo ini mewawancarai Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Dr Rido Kurnianto MAg. Dua siswa kelas VI ini wawancara seputar dunia pendidikan dan kehidupan pelajar.

Dikabarkan situs resmi umpo.ac.id, para jurnalis cilik ini menanyakan pandangan Rektor UMPO terkait profil pribadi, makna persaudaraan dan pertemanan di sekolah, isu bullying, konsep Merdeka Belajar, kebebasan berekspresi, serta pentingnya berakhlak mulia bagi pelajar.

“Kemerdekaan belajar harus dimaknai sebagai kemampuan siswa untuk menemukan dan mengasah potensi diri. Setiap kelebihan yang dimiliki harus saling mendukung agar berhasil,” ungkap Rektor.

Lebih lanjut, Rektor menekankan persaudaraan merupakan salah satu kunci sukses dalam menempuh pendidikan.  Akhlakul karimah menjadi ikatan penting dalam persaudaraan di sekolah. Jika pilar akhlak, persaudaraan, dan saling mendukung ini dijaga dengan baik, maka para siswa akan tumbuh bersama dalam kebaikan dan semangat fastabiqul khoirot (berlomba-lomba dalam kebaikan).

Galih Mego Wulan, guru sekaligus tim redaksi Majalah Al Wara yang mendampingi kedua wartawan cilik, menjelaskan bahwa UMPO dipilih sebagai narasumber karena dinilai tepat untuk memberikan inspirasi dan teladan bagi siswa.

Kehadiran Aghnia dan Yumna di kantor rektora UMPO membawa semangat baru bagi para siswa SD Muhammadiyah Ponorogo. Ini juga memperlihatkan bagaimana anak-anak sejak dini sudah dilatih untuk kritis, percaya diri, dan berani mengekspresikan diri dalam karya jurnalistik.

Facebook Comments

Comments are closed.