mepnews.id – Rektor IPB University, Prof Arif Satria, melihat Kapal Riset Tan Kah Kee (Jia Geng) milik Xiamen University, Cina, yang menggelar Open Ship di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok, Jakarta Utara, 8-9 Agustus 2025. Ia berharap Indonesia suatu hari dapat memiliki kapal riset kelautan berteknologi tinggi seperti Tan Kah Kee.
Kegiatan ini bagian dari SEA-Connect 2025: Science, Education, and Adventure on Board. Program ini inisiatif regional yang bertujuan mendorong kolaborasi ilmu kelautan dan pertukaran akademik antara Xiamen University, IPB University, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan institusi mitra lainnya.
“Ini kapal yang sangat besar dan sangat bagus untuk riset-riset di bidang kelautan. Kita bekerja sama dengan BRIN dan Xiamen dalam rangka membangun kolaborasi untuk riset kelautan yang lebih canggih,” ujar Prof Arif, lewat situs resmi ipb.ac.id edisi 11 Agustus 2025.
Selama kunjungannya, ia meninjau berbagai fasilitas kapal antara lain laboratorium, ruang pertemuan, akomodasi, hingga peralatan modern untuk penelitian kelautan. “Kami senang melihat fasilitas kapal ini yang sedang bersandar di Tanjung Priok. Moga-moga kita suatu saat bisa punya kapal seperti ini.”
Menurut Prof Arif, Cina kini menjadi salah satu negara yang memimpin dalam riset kelautan. Ia berharap kolaborasi semacam ini dapat menjadi inspirasi dan membangun jalur bagi para ahli masa depan di bidang agromaritim.
Acara Open Ship ini bukan sekadar ajang pameran, melainkan sarana penting membangun keterlibatan dan memberi pengalaman langsung bagi mahasiswa serta profesional muda dari Negara-Negara Selatan. Dengan cara ini, warisan inovasi dan kepemimpinan di bidang ilmu kelautan di kawasan ini dapat terus berkelanjutan.
“Dengan menyediakan kesempatan praktik langsung bagi mahasiswa dan profesional muda dari Negara-Negara Selatan, kolaborasi ini dapat membangun jalur bagi para ahli masa depan dalam ilmu agromaritim yang memastikan warisan inovasi dan kepemimpinan yang berkelanjutan,“ kata Prof Arif.
Presiden Xiamen University, Prof Shi Dalin, menjelaskan Xiamen dan IPB University akan bersama-sama menyelenggarakan beragam kegiatan pertukaran budaya dan akademik. Mahasiswa Xiamen akan mengunjungi IPB University untuk pertukaran akademik. Dosen dan mahasiswa dari IPB University juga menaiki kapal dalam perjalanan menuju Xiamen University Malaysia.
“Selanjutnya, kapal melakukan ekspedisi penelitian yang diselenggarakan bersama oleh BRIN dan Second Institute of Oceanography Cina di bawah Kementerian Sumber Daya Alam, yang semakin memperdalam kolaborasi ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan antara kedua negara,” ujarnya.
Ia berharap acara ini akan menjadi titik awal baru untuk memperluas dan memperdalam kerja sama antara Xiamen University dan mitra-mitranya di Indonesia.(*/Rz)


