Unila Soft Launching Konservasi Anggrek

mepnews.id – Pusat Unggulan Institusi (PUI) Anggrek Universitas Lampung (Unila) menggelar soft launching dan peninjauan tempat penanaman di rumah kaca PUI Unila pada Sabtu, 12 April 2025. Ini langkah awal untuk memasyarakatkan anggrek dan menganggrekkan masyarakat, sekaligus mendukung visi Unila menjadikan anggrek sebagai ikon universitas.

Dikabarkan situs resmi unila.ac.id, kegiatan dihadiri Rektor Prof Dr Ir Lusmeilia Afriani DEA IPM ASEANEng, ketua PUI Anggrek Unila Prof Dr Ir Yusnita MSc, serta anggota PAI (Pencinta Anggrek Indonesia) yang menyumbangkan berbagai jenis anggrek.

Rektor Unila mengucapkan, “Terima kasih kepada ibu-ibu yang bersemangat dan berkomitmen mengembangkan anggrek. Dengan semangat kuat, koleksi tanaman anggrek bisa lebih banyak, terutama jenis yang terancam punah.”

Para anggota PAI mengumpulkan 60 tanaman yang siap dilestarikan. Sebagian ditempatkan di berbagai lokasi untuk menambah keindahan lingkungan kampus.

Prof Yusnita menjelaskan, kegiatan ini bagian dari upaya pelestarian. “Di Unila, kami ingin melestarikan anggrek. Kami menempatkan anggrek di sekitar kampus untuk memperindah lingkungan.”

Unila, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), juga mengembangkan Pusat Penelitian Pengembangan Genetik Anggrek, yang berfokus pada konservasi dan inovasi budidaya anggrek. Sasarannya spesies-spesies asli Lampung, seperti Dendrobium phalaenopsis, Phalaenopsis amabilis, Vanda Insignis, dan Vanda Limbata. Sekarang, kegiatan difokuskan pada penyelamatan spesies lokal seperti anggrek dari Kabupaten Tanggamus. Ke depan, cakupan konservasi bisa mencakup spesies anggrek dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain konservasi, pusat ini aktif dalam pengembangan teknik budidaya anggrek, termasuk penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT) untuk mempercepat proses pembungaan, pertumbuhan akar, dan tunas. Inovasi dikembangkan melalui penelitian dosen maupun mahasiswa S-2 dan S-3.

Salah satu produk inovatifnya adalah ShootMore, formula yang efektif merangsang pembentukan tunas anakan. Produk ini menambah daftar inovasi tim peneliti Unila, khususnya sejak berdirinya PUI Anggrek pada 2023.

Fasilitas utama di pusat mencakup rumah kaca yang berfungsi sebagai media edukasi publik. Salah satu rumah kaca sudah dilengkapi sistem irigasi sprinkler. Rumah kaca lainnya masih dalam tahap pengembangan.

Rumah kaca tersebut menjadi lokasi praktikum mahasiswa dan media pembelajaran tentang konservasi dan budidaya anggrek. Pusat itu juga menjadi wadah kegiatan komunitas internal yang bernama Unila Orchid Lovers (UOLS). Komunitas ini terdiri dari dosen dan peneliti yang secara informal berdiskusi dan merancang kegiatan seputar anggrek. (Dwi Afriani, Aprial Wahyudi, Shalu Munadiyan)

Facebook Comments

Comments are closed.