mepnews.id – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menyelenggarakan sesi bimbingan khusus bagi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2025, pada 4 Februari 2025 di Ruang SC 1, Gedung Student Center, Kampus Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.
Dikabarkan situs resmi untirta.ac.id, kegiatan yang diadakan Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAKK) ini bertujuan memberikan panduan dan dukungan kepada mahasiswa dalam memaksimalkan manfaat program KIP Kuliah dan tepat sasaran.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala BAKK H. Tubagus Bahtera Rohimudin SE MSi, Kepala Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling Dr Hj Evi Afiati MPd, dan staf.
Menurut Bahtera, KIP Kuliah adalah program pemerintah yang penting dalam memastikan setiap anak bangsa memiliki kesempatan sama untuk mengenyam pendidikan tinggi. Untirta berkomitmen mendukung sepenuhnya mahasiswa yang menerima KIP Kuliah agar dapat fokus pada studi tanpa khawatir biaya pendidikan.
“Saya tegaskan, KIP Kuliah harus dimanfaatkan betul, jangan dipakai untuk foya-foya. Syukuri dan lakukan yang terbaik. Tidak semua bisa. Jangan sampai teman-teman lewat dari semester 8. Kalau lewat semester itu, KIP Kuliah tidak ada lagi. Kalau banyak yang lewat semester 8, kasihan adik kelas kalian yang terkena dampaknya. Nantinya ada penurunan kuota beasiswa ini,” ujarnya.
Beberapa sesi bimbingan dilaksanakan untuk memberi pemahaman kepada mahasiswa tentang apa masalah mereka dan solusi yang ditawarkan. Menurut Dr Evi, masalah yang terjadi di mahasiswa bukan hanya soal akademik melainkan juga masalah lain.
“Ini harus dilakukan berkelanjutan. Di sini kami mencari tahu apa penyebab, misal, penurunan motivasi belajar. Kami lakukan skema praktik dan diharapkan ini membantu mereka ke depannya,” ujar Dr Evi. (Hilman, Angga)


