Olimpiade Geografi Internasional UGM Diikuti Peserta dari Malaysia dan Rusia

mepnews.id – Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali menggelar Olimpiade Geografi Internasional (OLGENAS) 2025. Lomba dibuka 20 Januari 2025 di Auditorium Merapi, Fakultas Geografi UGM, dengan tema ‘Net Zero Imperative: Regional Complex Contingency Towards Climate Resiliency.’

Dekan Fakultas Geografi UGM, Dr Danang Sri Hadmoko SSi MSc, dalam sambutannya menegaskan tema penyelenggaraan OLGENAS sangat relevan karena isu perubahan iklim kini menjadi perhatian dunia.

Penyelenggaraan tahun ke-20 OLGENAS melibatkan 252 tim siswa dari Indonesia dan internasional. Ada 136 tim dari jenjang SMP dan 116 tim SMA. Tim internasional ada tiga dari Rusia dan satu dari Malaysia.

“Saya sangat mengapresiasi adik-adik semua. Meski masih muda tetapi sudah sadar dan memiliki visi panjang untuk memikirkan masa depan dunia yang rendah karbon,” papar Dr Danang lewat situs resmi ugm.ac.id.

Dra Hj Kustini Sri Purnomo, Bupati Sleman, juga memberikan apresiasi penyelenggaraan kompetisi internasional ini. “Olimpiade ini tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga menjadi laboratorium ide dan gagasan yang dapat dikembangkan di masa depan,” paparnya.

OLGENAS untuk tingkat SMP dilaksanakan 20-21 Januari, untuk SMA pada 22–24 Januari. Untuk SMP, peserta mengikuti kegiatan written test, outdoor learning, dan multimedia test. Untuk SMA, ada ujian olimpiade dan karya kolaborasi. Ujian olimpiade mencakup written test, multimedia test, laboratory test, dan outdoor learning. Karya kolaborasi terdiri dari Geographical Creative Collaboration (GCC) dan presentasi interaktif hasil GCC.

OLGENAS 2025 juga mengadakan berbagai kegiatan untuk guru pendamping SMP. Salah satunya Geoforum atau forum diskusi interaktif serta Tour Laboratory yang memberikan pengenalan mengenai berbagai fasilitas laboratorium di Fakultas Geografi UGM. juga ada Geotalk 2025 yang mengusung tema ‘Designing Sustainable Cities: Land Use Strategies for Climate Resilience’ menghadirkan pembicara nasional dan internasional.

Guru pendamping SMA berkesempatan mengikuti Geonovation yakni lokakarya dan workshop competition, serta OFCOURSE (OLGENAS Field Course) yakni edukasi lapangan berbasis rekreasi yang berfokus pada produksi berkelanjutan mendukung SDGs 2030. (Kezia Dwina Nathania)

Facebook Comments

Comments are closed.