Mahasiswa UGM Tanam 7.500 Bibit Pohon di Randublatung

mepnews.id -Mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan, Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan Penanaman Pohon 2024 pada 19 Desember 2024, bertepatan perayaan Dies Natalis ke-75 UGM dan lustrum ke-15. Sebanyak 7.500 bibit ditanam di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) UGM di Desa Tlogotuwung, Dusun Tuwung, Kecamatan Randublatung, Blora, Jawa Tengah.

Dikabarkan situs resmi ugm.ac.id, kegiatan ini mengangkat tema ‘Satu Pohon Seribu Manfaat Hijaukan Bumi untuk Ibu Pertiwi yang Lestari’ sesuai tujuan utamanya memulihkan ekosistem serta melestarikan alam melalui penanaman pohon demi mendukung keberlanjutan lingkungan.

“Kegiatan diikuti hampir 300 peserta yang didominasi angkatan 2023. Diharapkan ini dapat menjadi salah satu sarana penelitian dan belajar bagi mahasiswa untuk bekal masa depan di dunia kerja,” kata Dr Dra Ir Winastuti Dwi Atmanto MP IPU, Dosen Pembimbing.

Panitia menyiapkan lahan, membuat bibit, hingga menanam. Aksi dilakukan pada 9 blok di areal KHDTK UGM Desa Getas. Setiap blok diisi beberapa macam bibit yang berperan menjadi tanaman pagar dan tanaman pengisi.

“Bibit yang digunakan hasil pemeliharaan dari partisipan mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Program Studi Pengelolaan Hutan 2023 sejak Maret,” kata Winastuti.

Bibit yang ditanam terdiri dari 984 cemara udang (Casuarina equisetifolia), 1.313 cemara gunung (Casuarina junghuhniana), 671 tanjung (Mimusops elengi), 97 mahoni (Swietenia mahagoni), 914 nangka (Artocarpus heterophyillus),  274 salam (Syzygium polyanthum), 264 merawan (Hopea odorata), 81 Eucalyptus, 60 campolay (Pouteria campechiana), 314 kepuh (Sterculia foetida), 475 matoa (Pometia pinnata), 103 jambu mete (Ancardium occidentale), 63 asam (Tamarindus indica), 12 durian (Durio zibethinus), 17 lerak (Sapindus rarak), 2 ketapang (Terminalia catappa), 20 trembesi (Samanea saman), 2 sirsak (Annona muricata) , dan 11 saga (Adenanthera pavonina).

Selain benih pemeliharaan sendiri, ada juga sebanyak 1500 bibit jati (Tectona grandis) dan 1000 indigofera bantuan Perum Perhutani.

Pelaksanaan kegiatan dihadiri Ir Dwiko Budi Permadi SHut MSc PhD IPU Wakil Dekan bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr Rohman SHut MP dosen Fakultas Kehutanan, serta pihak Kesatuan Pengelolaan (KPH) Hutan Ngawi. (Leony)

Facebook Comments

Comments are closed.