mepnews.id – Mengadopsi teknologi mutakhir, tim metaverse Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Perusahaan Satwa Sehat Indonesia menginisiasi teknologi metaverse dalam dunia hewan. Kegiatan tersebut telah berlangusung sejak Agustus 2023.
Dikabarkan situs resmi umm.ac.id edisi 1 Maret 2024, Didih Rizki Chandranegara SKom MKom mengatakan keterlibatan prodi Informatika dalam proyek pengabdian masyarakat ini untuk memanfaatkan teknologi metaverse. Meski telah merambah berbagai sektor, aplikasi metaverse belum pernah dikembangkan dalam bidang kesehatan hewan.
Platform ini memungkinkan simulasi operasi hewan secara virtual. Para calon dokter hewan dapat memperoleh pengalaman praktis yang mendekati situasi asli tanpa perlu mengorbankan hewan asli. Aplikasi ini juga diharapkan menjadi sumber informasi komprehensif mengenai struktur anatomi hewan bagi berbagai kalangan; tidak hanya profesional kesehatan hewan.
“Para calon dokter dan tenaga kesehatan sektor kedokteran hewan bisa mendapatkan pengalaman bagus dan menarik,” jelasnya.
Langkah-langkah implementasinya meliputi serangkaian kolaborasi dengan pihak klinik hewan, memetakan data, merancang aplikasi dengan mempertimbangkan kebutuhan dan keterbatasan, hingga uji coba dan peluncuran resmi aplikasi. Proses ini melibatkan diskusi mendalam antara tim pengembang dan pengguna potensial untuk memastikan aplikasi metaverse yang dihasilkan dapat memberikan nilai tambah signifikan.
“Metaverse di bidang kedokteran hewan terus dikembangkan untuk bisa mencapai potensi terbaik. Upaya ini tidak hanya proyek teknologi, namun bisa menjadi langkah progresif dalam memanfaatkan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan pendidikan di bidang kesehatan hewan,” kata Didih Rizki. (Rev/Wil)


