mepnews.id – Aasim Ahmad Khan adalah bukti nyata globalisasi. Lahir sebagai putra Dr Sirlbiland Khan di Pakistan, ia tertarik pada dunia visual desain grafis yang kemudian dikembangkan menjadi gambar bergerak. Untuk mematangkan skill dan wawasan, ia menempuh Magister Media dan Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair). Pria yang akrab dipanggil Jojo itu kini berkarier sebagai Graphic Specialist di Muhima Digital, Riyadh, Arab Saudi.
Di Unair, Jojo fokus memperkuat kompetensi dalam bidang strategi komunikasi, public relations, media writing, dan komunikasi profesional. Setelah punya kemampuan teknis desain, ia mengembangkan mindset strategis. Lulus dari program magister, pada November 2025 ia mendapat tawaran kerja di Arab Saudi.
“Saya memiliki pengalaman di bidang visual communication, filmmaking, photography, dan design. Selain itu, saya juga punya beberapa pengalaman profesional di content production, branding, serta creative media works,” ujarnya.
Jojo memilih program Magister Media dan Komunikasi FISIP Unair karena ingin memperdalam pemahaman akademik. “Saya ingin memperdalam media communication strategies dan research-based analysis. Programnya sesuai dengan minat saya di modern communication dan media development,” jelasnya.
Ia mengaku memiliki kesan yang sangat positif terhadap Indonesia dan Unair. Lingkungan kampus yang ramah, budaya beragam, serta dosen dan mahasiswa yang suportif, memudahkannya beradaptasi.
“Kelas dan diskusi interaktif bersama para dosen, seperti Prof Dr Ratih Puspa, Dr Irfan Wahyudi, Dr Yuyun Wahyu Izzati, Prof Dra Rachmah Ida, Prof Titik, and Dr Suko Widodo, Mas Arry, sangat bermakna bagi saya. Terima kasih juga pada teman-teman sekelas yang mendukung saya selama masa studi meskipun ada kendala bahasa. Mas Lukman, Mr Fawaid, Mas Bayu, Zahra, Rahma, Radifa, Onisca Vazaha, and Alfina, terima kasih,” tuturnya.
Salah satu pengalaman paling berkesan adalah program cultural exchange di Semarang yang difasilitasi Airlangga Global Engagement (AGE). Di sana, ia berkesempatan berdiskusi dengan beberapa mahasiswa dari berbagai negara dan bisa lebih mengeksplor tentang pertukaran budaya antar negara.
Jojo mengangkat tesis berjudul Navigating Public Relations Practices in Pakistani Startups: Key Insights, Challenges, and Localized Strategic Approaches. Penelitian itu membahas bagaimana startup di Pakistan menjalankan praktik public relations, tantangan yang mereka hadapi, serta pendekatan strategi yang sesuai konteks lokal.
Melalui penelitian tersebut, ia memahami bahwa membangun kepercayaan publik dan reputasi merek tidak cukup hanya dengan visual yang menarik. Perlu pemahaman tentang perilaku audiens, tantangan media, serta tujuan komunikasi yang jelas dan terukur.
Pengalamannya secara akademik di kelas-kelas interaktif FISIP Unair juga membantu memperkuat kemampuannya menyusun pesan, merancang kampanye, serta berpikir berbasis riset. Ia mengaku diskusi yang ia lakukan dengan dosen dan teman teman lintas negara turut membentuk perspektif baru secara global.
Peluang kerja di Arab Saudi ia dapatkan setelah riset pasar secara spesifik, menargetkan Riyadh, mengidentifikasi perusahaan, lalu menghubungi pimpinan perusahaan melalui LinkedIn dengan mengirimkan portofolio. “Fokus pada tujuan, lakukan banyak riset, dan berani dalam mengambil keputusan,” begitu paparannya.
Bagi Jojo, mahasiswa yang ingin berkarier internasional perlu memadukan keterampilan teknis dan kemampuan adaptasi lintas budaya. Portofolio yang kuat, pengalaman praktis, serta jejaring profesional menjadi kunci untuk bersaing di pasar global.
Dalam pekerjaan sekarang, tugasnya memrosses data dan pendalam untuk menjadi komunikasi visual yang lebih mudah dipahami. Antara lain, menjadi dashboards, laporan, infografis, hingga presentasi. Di Muhima Digital, ia bekerja mendukung brands dan retailer dalam memahami perilaku konsumen. Ia menganalisis motivasi orang untuk membeli, pilihan konsumen, perbandingan dengan kompetitor, hingga mengidentifikasi bidang-bidang pengembangan, sehingga pembuatan keputusan bisa diambil lebih cepat dan tepat. Skill ini ia dapatkan dalam pendidikan magister di Unair.



POST A COMMENT.