mepnews.id – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dipercaya menjadi salah satu perguruan tinggi penyelenggara Pusat Studi Kepolisian bekerja sama dengan Polda Jawa Tengah. Finalisasi pembahasan naskah perjanjian kerja sama dilaksanakan pada 23 Februari 2026 melalui Zoom Meeting bersama delapan universitas di Jawa Tengah.
Dikabarkan situs resmi unsoed.ac.id, zoom meeting dipimpin Biro Operasi Polda Jateng dan dihadiri Dekan FISIP Unsoed Prof Dr Slamet Rosyadi MSi, jajaran Bagian Kerja Sama Unsoed, Polresta Banyumas, serta perwakilan kepolisian dan universitas mitra lainnya. Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan substansi kerja sama agar implementasi program berjalan efektif dan terukur.
Selain Unsoed, tujuh perguruan tinggi lain yang terlibat yakni Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Islam Sultan Agung, Universitas Sebelas Maret, Universitas Muhammadiyah Karanganyar, dan Universitas Kristen Satya Wacana.
Kerja sama ini bertujuan membangun sinergi dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengkajian dan pengembangan di bidang kepolisian. Kolaborasi diharapkan mampu menghadirkan kontribusi akademik yang berdampak pada penguatan profesionalisme, tata kelola, dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Ruang lingkup perjanjian kerja sama meliputi penyelenggaraan Pusat Studi Kepolisian; pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat; pertukaran serta pemanfaatan data dan/atau informasi; peningkatan kapasitas dan pemanfaatan sumber daya manusia; pemanfaatan sarana dan prasarana; serta bidang lain yang disepakati para pihak.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Unsoed, Prof Dr Sos Waluyo Handoko SIP MSc, menyampaikan ini momentum strategis bagi Unsoed untuk memperkuat peran akademik mendukung pengembangan institusi kepolisian. “Melalui Pusat Studi Kepolisian, Unsoed berkomitmen menghadirkan kajian ilmiah berbasis riset yang dapat menjadi rujukan dalam penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ujarnya.
Penandatanganan perjanjian kerja sama direncanakan dilaksanakan 4 Maret 2026.



POST A COMMENT.