mepnews.id – Universitas Bangka Belitung (UBB) meluncurkan program Kelas Rintisan Internasional (KRI) sebagai bagian dari strategi penguatan internasionalisasi dan peningkatan daya saing lulusan di tingkat global. Launching dilaksanakan di Balai Besar Peradaban, Gedung Rektorat UBB, 9 Februari 2026.
Dikabarkan situs resmi ubb.ac.id, peluncuran KRI dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof Dr Devi Valeriani MSi, para dekan dan wakil dekan fakultas, Kepala Bagian Hukum, ketua jurusan, ketua program studi, dosen, serta mahasiswa kelas rintisan internasional.
Dalam sambutannya, Prof Devi menyampaikan KRI merupakan inovasi strategis dalam memperkuat program internasionalisasi UBB. Program ini menjadi pijakan awal menuju penyelenggaraan kelas internasional secara penuh pada masa mendatang. “Ini langkah penting bagi UBB untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas jejaring global, serta mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.
Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada para dekan, wakil dekan, ketua jurusan, dan ketua program studi atas dukungan serta kerja keras dalam mempersiapkan program. Secara khusus, Prof Devi mengucapkan terima kasih kepada tim penyusun pedoman KRI yang akan menjadi dasar pembukaan kelas internasional pada penerimaan mahasiswa tahun akademik 2026/2027.
Prof Devi menegaskan, KRI tidak hanya berfokus pada penggunaan bahasa Inggris dalam proses pembelajaran, tetapi juga membangun ekosistem akademik dengan standar mutu internasional.
Launching KRI dirangkai dengan kuliah umum yang menghadirkan narasumber David dari Fulbright Research Fellow – AMINEF dan Tomisah dari Institute of Population Research, Peking University, serta sesi diskusi bersama dosen dan calon peserta kelas. (Humas)



POST A COMMENT.