mepnews.id – Volunteer Nurse of Alauddin (VENA), BSO HMJ Keperawatan FKIK UIN Alauddin Makassar, menggalang dana untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penggalangan dana pada 3–10 Desember 2025 itu mendapat respons besar dari masyarakat. Lebih dari 100 donatur berpartisipasi, donasi terkumpul lebih dari Rp10 juta yang kemudian diwujudkan dalam bentuk bantuan kebutuhan dasar.
Ketua VENA, Lasria Stevian, mengungkapkan kebutuhan dasar yang dihimpun mencapai hampir setengah ton. Itu berupa sembako, perlengkapan personal hygiene, susu, popok bayi, dan pembalut wanita. “Seluruh barang kami pilih berdasarkan kebutuhan paling prioritas di lokasi bencana,” jelasnya, lewat situs resmi uin-alauddin.ac.id.
Distribusi dilakukan melalui kerja sama dengan Lanud Sultan Hasanuddin. Seluruh bantuan dikumpulkan di Lanud sebelum diterbangkan ke beberapa titik terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para kolaborator, donatur, para dosen keperawatan, terutama tim VENA, yang bekerja tanpa lelah. Ini langkah kecil, tetapi bukti nyata dari rakyat untuk rakyat. Tanpa mereka, kegiatan tidak akan berjalan sebaik ini,” ujarnya.
Ns Ardian Adhiwijaya SKep MKep, Dosen pendamping VENA, memberikan dukungan atas kegiatan tersebut. Ia menyebut aksi ini bentuk kepedulian sivitas akademika kepada para korban bencana di Sumatera.
“Kegiatan ini adalah wujud solidaritas kami dari Prodi Keperawatan UIN Alauddin kepada saudara-saudara yang tertimpa bencana. Melalui VENA, kami mengirimkan bantuan kebutuhan dasar hasil donasi masyarakat, khususnya civitas akademika keperawatan,” katanya.
Ardian berharap bantuan dapat meringankan beban para penyintas. “Kami berharap mereka segera pulih dan bangkit kembali, sesuai slogan kebencanaan Bounce Back Better,” tambahnya.
Aksi solidaritas ini mempertegas komitmen VENA sebagai relawan keperawatan yang sigap dalam kerja-kerja sosial dan kemanusiaan. VENA berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.


