mepnews.id – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang bersama Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) menyelenggarakan Short-Term Inbound dan International Conference yang melibatkan mahasiswa lintas negara.
Dikabarkan situs resmi uin-malang.ac.id, agenda ini berlangsung di ruang pertemuan Fakultas Syariah 10 September 2025 dan menjadi rangkaian penting kerja sama akademik antar kedua perguruan tinggi. Kegiatan diikuti 24 mahasiswa UKM serta puluhan mahasiswa International Class Program (ICP) Fakultas Syariah UIN Malang, didampingi sejumlah dosen.
Acara dibuka Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Maliki, Drs H Basri MA PhD yang menyebut kolaborasi ini bukti komitmen UIN Malang memperluas jejaring internasional. “Kehadiran tim UKM menambah deretan panjang kolaborasi internasional yang diharapkan dapat semakin mengibarkan bendera akademik UIN Maliki di kancah global.”
Dekan Fakultas Syariah, Prof Dr Hj Umi Sumbulah MAg, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kolaborasi dengan UKM merupakan agenda yang perlu dirawat agar bisa dilaksanakan berkelanjutan. “Kami sangat berterima kasih pada tim UKM karena telah mempercayakan para mahasiswa berbagi pengetahuan dan pengalaman bersama Fakultas Syariah melalui agenda inbound ini.”
Prof Madya Dr Zaini Nasohah, dari Pusat Kajian Syariah Faculty Pengajian Islam UKM, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menuturkan, kedatangan mahasiswa UKM bukan sekadar untuk rekreasi melainkan bagian dari pembelajaran.
“Kegiatan outbound kami ini bertujuan mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, sekaligus membangun karakter. Kami ke Malang tidak hanya untuk belajar, tetapi juga menimba pengalaman budaya,” ungkapnya.
Syazana Alya, peserta dari UKM, mengungkapkan kegembiraan karena program ini memberikan pengalaman akademik sekaligus kesempatan membangun jejaring internasional. “Program ini menyenangkan, tidak hanya memberikan kesempatan belajar tetapi juga pengalaman budaya.”
Selain konferensi internasional, rangkaian inbound juga mencakup keterlibatan mahasiswa UKM dalam perkuliahan reguler bersama mahasiswa UIN Malang. Hal ini memungkinkan terjadinya interaksi akademik langsung di kelas, memperkaya perspektif pembelajaran, serta menumbuhkan budaya akademik yang lebih terbuka dan kolaboratif.(Noaf Afgani)


