Oleh: Esti D. Purwitasari
mepnews.id – Ini kabar baik bagi yang suka rebahan. Ternyata, sejumlah studi ilmiah membuktikan tidur siang bisa menjadi cara yang sangat baik untuk memicu kreativitas. Rajin tidur siang dapat membantu Anda memecahkan tantangan kreatif. Syaratnya, perlu latihan dan ketekunan.
Coba rasakan; kebanyakan dari kita justru mendapatkan kreativitas dan pendalaman sekilas tepat saat kita mulai tertidur. Ini fase yang dikenal sebagai ‘gerakan mata tidak cepat’ (keadaan N1). Waktu saat kesadarkan kita mulai kabur tepat sebelum kita memasuki fase tidur nyenyak. Nah, tahap N1 ini adalah saat kita sering kali menghasilkan ide-ide baru atau inovatif.
Apa buktinya?
Penelitian di Paris Brain Institute ini memberikan serangkaian soal matematika kepada masing-masing 103 peserta. Saat jutek tidak mampu memecahkan soal, masing-masing peserta penelitian ditawari istirahat 20 menit untuk tidur sebentar. Setelah tiduran, mereka diminta kembali mengerjakan soal-soal tersebut. Hasilnya menunjukkan, peserta penelitian yang sempat memasuki fase N1 terbukti tiga kali lebih mungkin memecahkan soal matematika daripada yang menolak tidur siang. Kesimpulannya; kebanyakan orang memiliki ‘jendela kreatif’ tepat sebelum mereka tertidur lelap.
Delphine Oudiette, kepala peneliti di Paris Brain Institute, menulis, “Beberapa mimpi yang mengilhami penemuan hebat bisa jadi merupakan pengalaman hipnagogik (keadaan transisi kesadaran antara terjaga dan tidur alias N1 daripada mimpi malam alias N2). Salah satu contoh terkenal adalah ahli kimia August Kekelé yang menemukan struktur cincin benzena setelah melihat ular menggigit ekornya sendiri dalam periode ‘setengah tidur’ saat ia bekerja hingga larut malam.”
Mau bukti ilmiah lainnya?
Peneliti dari MIT dan Harvard Medical School mengungkap, antara fase terjaga dan fase mengantuk merupakan waktu yang sangat subur untuk kreativitas. Ketika kita didesak untuk bermimpi tentang topik tertentu selama tahap N1, kita bisa jauh lebih kreatif dibandingkan dengan subjek yang dimimpikan.
Kathleen Esfahany, penulis utama penelitian, menyatakan, “Anda dapat memiliki pengalaman mimpi yang nantinya dapat Anda gunakan untuk mengerjakan tugas-tugas kreatif ini. Dorongan yang dikenal sebagai ‘inkubasi mimpi tertarget’ ini terbukti menghasilkan lebih banyak kreativitas pada orang yang tidur siang daripada pada orang yang tetap terjaga. Kondisi ini memungkinkan otak membuat hubungan yang lebih luas antara konsep-konsep yang tampaknya berbeda sehingga menghasilkan peningkatan yang nyata dalam pemikiran kreatif.”
Kalau begitu, enak dong tidur siang terus?
Tentu, tidak sembarangan tidur. Kuncinya ada pada periode singkat pra-tidur (fase awal tidur yang berlangsung sekitar 10 menit; waktu ketika kita perlahan-lahan beralih dari kesadaran ke ketidaksadaran). Ini adalah waktu ketika otak sering memunculkan hubungan atau konsep yang mungkin tidak dihasilkannya selama jam-jam bangun normal.
Maka, sebelum tidur siang, luangkan waktu sejenak untuk menuliskan masalah atau tantangan kreatif yang Anda hadapi. Letakkan catatan itu, beserta alat tulis, di samping tempat Anda tidur. Setel alarm ponsel Anda selama 10-15 menit, lalu berbaringlah. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda hanya akan beristirahat (N1), dan bukannya mau tertidur lelap (N2). Kemudian, saat alarm berbunyi, bangunlah, ambil alat pencatat, lalu pindahlah ke ruangan lain. Tuliskan apa pun yang terlintas di benak Anda kala tiduran.
Bisa jadi, Anda menemukan satu atau dua solusi. Bisa jadi juga, Anda menghasilkan ide-ide yang tidak ada hubungannya dengan masalah saat ini. Tidak apa-apa. Simpan saya pikiran-pikiran itu dalam catatan khusus. Anda mungkin ingin kembali lagi nanti.
Ingat, mengembangkan kreativitas lewat tidur siang itu seperti olahraga rutin untuk membina kebugaran fisik. Prosedur tidur siang kreatif ini harus Anda praktikkan secara teratur. Pada awalnya, atau beberapa kali setelahnya, Anda mungkin tidak menciptakan sesuatu yang kreatif. Tapi, setelah Anda melatih otak untuk fokus pada penciptaan ide-ide baru dalam pengalaman tidur siang, maka kreativitas itu bakal bermunculan.


