Penyandang Down Syndrome Bintang Tamu Festival Dalang Cilik UNY

mepnews.id – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menyelenggarakan Festival Dalang Cilik (FDC) dalam rangkaian Dies Natalis ke-61, di Foodcourt. Melalui seleksi ketat, terpilih 18 peserta dari total 76 finalis. Mereka dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

Dikabarkan situs resmi uny.ac.id edisi 20 Mei 2025, Rafa Kusuma Atma Wibowo dihadirkan untuk Special Performance di tengah sesi pementasan wayang. Dalang dengan disabilatas down syndrome ini kembali mengisi acara seperti tahun sebelumnya.

Rafa siswa kelas 9 SLB Negeri Pembina Yogyakarta. Ludy Bimasena, ayahnya, menyebut Rafa sejak kecil sudah menyukai pementasan wayang melalui rekaman video. “Mulanya hanya menonton rekaman dan antusias mendengarkan. Di bangku kelas 6 SD, Rafa tampil di perpisahan sekolah.”

Menurut Ludy, down syndrome adalah peniru yang hebat. Anak dengan down syndrome bisa antusias mengamati suatu hal kemudian mempraktikannya. Maka, Ludy mengenalkan budaya wayang kepada Rafa. Ini sekaligus sarana terapi. “Dia harus sinkron antara pendengaran, pergerakan tangan, dan perasaan. Harapan awalnya, supaya ia terpancing untuk berbicara.”

Tampil kedua di FDC, skill Rafa meningkat. Tampil 15 menit, ia mampu mengenali karakter wayang berdasarkan bentuk visual dan irama gamelan serta dapat menirukan gerakan lakon yang diiringi musik cepat. Sementara, saat tampil tahun sebelummya, ia hanya mendalang lima menit.

Kehadiran Rafa mendapat apresiasi dari Rektor UNY Prof Sumaryanto. “Penampilan Rafa adalah bukti bahwa kesenian merupakan ruang terbuka untuk semua. Tidak ada diskriminasi. Justru kami sangat mendukung dan bangga bisa menjadi bagian dari ruang tumbuhnya seniman-seniman muda berbakat seperti Rafa.”

Facebook Comments

Comments are closed.