mepnews – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (Uinsu) Medan menerima lima ton kurma persahabatan dari Uni Emirat Arab (UAE) melalui Yayasan Sheikh Zayed Mosque Center. Serah terima simbolis digelar di aula biro rektor, Kampus IV Durin Jangak, Tuntungan, Medan, 1 Agustus 2024.
Rektor Uinsu, Prof Dr Nurhayati MAg, menyampaikan terima kasih. Hibah kurma persahabatan ini bentuk dukungan dan kerja sama serta parsaudaraan antara Uinsu dengan UAE. Kurma persahabatan ini langkah awal untuk dukungan dan peluang lebih luas di masa datang.
Dikabarkan situs resmi uinsu.ac.id, beberapa waktu lalu Rektor menyampaikan proposal pembangunan gedung ma’had kepada UAE melalui Muhammad bin Zayed University yang dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Bali. Beberapa kunjungan kerja digelar antara lain ke Kedubes UAE di Jakarta dan berkunjung langsung ke UAE.
“Alhamdulillah, permohonan pembangunan ma’had ini mendapat respons positif. Dalam waktu dekat dimulai pembangunannya,” ujar Prof Nurhayati.
Untuk tahap awal, ma’had dibangun dengan spesifikasi 500 kamar bagi mahasiswi empat fakultas di kampus IV, yakni FEBI, FST, FIS dan FKM.
Dr Sultan Faisal Ali Kalifa Alremeithi, ketua Yayasan Sheikh Zayed Mosque Center, menyampaikan, pada tahap awal kerja sama ini pihaknya membantu pembangunan ma’had 500 kamar.
Terkait kurma persahabatan, ia menuturkan kurma adalah keberkahan yang diberikan Allah bagi tanah Arab yang tumbuh subur di kawasan panas dan banyak padang pasir. Kurma jadi spesial karena keberadaannya, sejarahnya yang bahkan ada dalam beberapa hadis nabi, kandungannya, dan manfaatnya yang berlimpah. Maka, orang-orang mukmin harus seperti pohon dan buah kurma yang bisa kuat tumbuh di lingkungan ekstrem namun menghasilkan buah bermanfaat.
Ia juga apresiasi atas sambutan yang diberikan Uinsu.


