MEPNEWS.id–Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAIMAS Wonogiri Kelompok 2 yang ditempatkan di Desa Semagar, Kecamatan Girimarto melaksanakan program kerja “Kreasi Pangsit Bayam” di Balai Desa Semagar. Kegiatan ini dilaksanaan pada Selasa (16/07/2024) yang diikuti 25 ibu-ibu kader PKK se-Desa Semagar.
Program kerja ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan masyarakat desa dalam mengolah bahan makanan lokal, khususnya bayam. Bayam dipilih sebagai bahan utama karena mudah didapat di desa ini. Selain itu, bayam juga kaya akan manfaat bagi kesehatan.
Nurul Risnawati, mahasiswa KPM sebagai penanggung jawab program kerja ini menjelaskan, dalam pembuatan pangsit dari daun bayam ini cukup mudah. Bahan-bahan yang dipersiapkan yaitu daun bayam, bawang putih, trigu protein sedang, tepung tapioka, penyedap rasa, garam, ketumbar, margarin, air panas dan minyak goreng. Alat yang perlu disiapkan antara lain, penggiling pangsit atau bisa menggunakan gelas atau botol kaca, blender, baskom, piring, sendok makan, pisau, wajan, kompor dan mangkok.
7 langkah pembuatannya yaitu:
1. Haluskan bawang putih, blender bayam, sebelum diblender tambahkan air panas.
2. Campur semua bahan tepung terigu, tepung tapioka dan bayam yang sudah di blender.
3. Tambahkan penyedap rasa (sesuai selera), garam dan ketumbar ke dalam adonan. Campur dan aduk semua bahan dan diuleni.
4. Tambahkan margarin ke adonan, lalu tetap diuleni hingga adonan kalis. Ambil adonan beberapa bagian.
5. Giling adonan menggunakan alat penggiling.
6. Bentuk adonan sesuai selera lalu goreng dengan api kecil.
7. Setelah matang, angkat pangsit tersebut lalu tiriskan, pangsit siap disajikan.
Dalam melaksanakan program kerja ini, mahasiswa KPM dan ibu-ibu PKK bersama-sama membuat pangsit bayam. Mereka begitu antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Perangkat Desa Semagar, Andra Ulandari, berharap program kerja mahasiswa KPM ini dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat desa unutuk meningkatkan pendapatannya.
“Semoga dengan adanya pembuatan pangsit bersama mahasiswa KPM ini dapat menambah wawasan ibu-ibu PKK dan dapat menjadikan peluang usaha untuk menambah penghasilan,” ujarnya Andra.
Wakil Ketua KPM, Wahyu Choirul Anam menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya program kerja ini.
“Kami sangat berterima kasih pada ibu-ibu PKK yang telah bersedia mengikuti kegiatan ini dan berkolaborasi dengan kami. Kami berharap ini dapat menjadikan manfaat bagi kami dan masyarakat desa,” ungkapnya. (Ernawati)


