mepnews.id – Banjir lahar dingin Semeru terjadi pertengahan April 2004. Jembatan di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, rusak sehingga terputusnya jalur yang menghubungkan antara Dusun Liwek dan Dusun Glendang Petung.
Bencana alam itu mendorong para peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 4 Universitas Airlangga (Unair) melancarkan kontribusi sosial. Aksi pada 1 Mei 2024 ini tidak hanya memberikan bantuan fisik tapi juga motivasional.
Syahrur Marta Dwi Susilo SS MA PhD, Koordinator Modul Nusantara Unair, mengatakan bahwa aksi ini merupakan agenda rutin PMM. “Kontribusi sosial adalah salah satu bagian dari modul nusantara dalam kegiatan PMM melalui empat tahapan; kebhinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial.”
Selain pemberian bantuan, kontribusi sosial ini juga berupa penyembuhan mental para korban bencana. Peserta PMM membantu mental healing agar para korban kembali termotivasi untuk terus belajar. Bentuk kegiatannya antara lain bercerita, pojok harapan, dan jejak warna.
Saat sesi bercerita, anak-anak setempat mendengarkan kisah inspiratif Putri Malu. Pada pojok harapan, para korban menuliskan cita-cita dengan kertas warna-warni. Untuk jejak warna, anak-anak diajari menggambarkan harapan dan jejak hidup manusia yang memiliki beragam warna.
Para mahasiswa juga berkesempatan berkunjung ke lokasi bencana. Meski medan yang dilalui berbatu dan berpasir, hal ini tak menyurutkan semangat melaksanakan kontribusi sosial.
Syahrur berharap peserta PMM 4 dapat menggali pengalaman terbaik pada kontribusi sosial agar dapat meneruskan ke kontribusi sosial lainnya. “Melalui pengalaman ini, mahasiswa diharapkan dapat membantu memecahkan permasalahan di masyarakat. Saat kembali ke tempat asal, mereka dapat melakukan aksi kontribusi sosial yang sama,” jelasnya.
Maman Suparman, Kepala Desa Gondoruso, mengungkapkan apresiasinya kepada Unair. Ia berharap kontribusi sosial ini dapat menjadi awal terjalinnya hubungan yang baik. “Agenda ini tidak hanya memberikan bantuan tapi menjalin silaturahmi. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi kita semua.”


