Unand Kirim Tim Tanggap Bencana ke Pessel Sumbar

mepnews.id – Universitas Andalas (Unand) kembali mengirim Tim Tanggap Bencana ke lokasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumatra Barat (Sumbar), pada 12 Maret 2024.

Rektor Dr Efa Yonnedi prihatin dan mengirimkan ucapan duka atas bencana alam yang melanda sebagian besar wilayah Sumbar. “Pikiran dan doa tidak saja kepada korban di satu lokasi tetapi ke seluruh Kabupaten dan Kota yang terdampak bencana.”

“Universitas Andalas memegang punyai nilai-nilai kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya, dikutip situs resmi unand.ac.id, saat melepas keberangkatan tim di Fakultas Kedokteran.

Ini bukan kali pertama Universitas Andalas berkolabarosi dengan berbagai pihak untuk berpartisipasi dan tanggap penanganan bencana. “Tidak saja di Sumbar, tetapi juga nasional dan bahkan internasional termasuk mengirim dokter spesialis waktu gempa di Turki,” tambahnya, yang didampingi Dekan FKEP Dr Ns Deswita SKp MKep SpKepAn dan Dirut Rumah Sakit Universitas Andalas Dr dr Yevri Zulfikar SpB SpU(K).

Sekretaris Utama BNPB, Dr apt Rustian MKes, mengapresiasi Universitas Andalas yang mengirimkan tenaga-tenagannya ketika terjadi bencana. “Kepedulian Universitas Andalas sangat dirasakan,” ujarnya yang juga Ketua IKA Universitas Andalas.

Disampaikannya, ada 12 kabupaten dan kota yang terdampak bencana. Yang status tanggap darurat ada lima kabupaten dan kota, yakni Kabupaten Pessel, Kota Padang, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Pasaman Barat. Yang terberat, Kabupaten Pessel.

Ketua Lembaga Penilitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Prof DrTechn Marzuki, mengungkapkan tim awal diturunkan ke lokasi banjir dan longsor di Pessel membawa bantuan sembako, beras 500 Kg, minyak goreng, dan obat-obatan terutama penyakit ringan.

“Kalau penyakit berat, tentu kami harus memastikan kondisi di lapangan terlebih dahulu,” ujarnya, yang didampingi Sekretaris LPPM Dr apt Friardi Ismed SFarm.

Tim ini dari Pusat Studi Bencana yakni Prof Dr Eng Fauzan ST MT, Prof Ir Abdul Hakam PhD, dan Prof Dr Eng Febrin Anas Ismail ST MT. Tim Pusat Tanggap Bencana terdiri atas Gusti Sumarsih Agoes SKp MBiomed, dr M. Riendra SpBTKV SubspVE(K), Ns Mahathir SKep MKep, dr Hendra Herizal SpB SubspOnk(K). Dari mahasiswa ada Amanda Nurra Mulyana, dan Nila Sari.(Humas)

Facebook Comments

Comments are closed.