Obat Baru Antikanker dari Spons Laut

mepnews.id – Prof Dr Awik Puji Dyah Nurhayati SSi MSi dari Departemen Biologi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meneliti obat baru antikanker dari sumber daya laut Indonesia. Guru Besar biologi kanker dan imunologi ini mencoba memanfaatkan sumber daya laut menjadi obat kanker. Salah satunya dari spons laut.

Prof Awik Puji Dyah Nurhayati

Spons merupakan biomassa terbesar di perairan dengan perkiraan 4.000 – 6.000 spesies di Indonesia. Spons dapat bersimbiosis dengan mikroorganisme laut menghasilkan metabolit sekunder serta memiliki kemampuan mensintesis bermacam-macam komponen organik. “Komponen organik tersebut dapat digunakan sebagai bahan obat-obatan,” papar Prof Awik.

Ia lalu menggunakan metode mechanism based assay yang spesifik terhadap target antitumor. Mekanisme apoptosis sel juga menjadi aspek penting dalam pengembangan riset ini. “Apoptosis merupakan sistem kematian sel terprogram,” jelasnya.

Penelitiannya telah mencapai sejumlah uji yaitu, in vitro, in vivo, hingga in silico. “Sampai tahap uji in vivo, kami menemukan spesies spons A. suberitoides di Pasir Putih Situbondo, Jawa Timur, memiliki aktivitas antikanker paling tinggi,” ungkapnya.

Dengan adanya inovasi riset keilmuannya, Awik berharap pemanfaatan produk-produk obat dari bahan alam laut dapat terus dikembangkan. “Saya berharap penemuan ini dapat meningkatkan pemanfaatan, perlindungan, dan konservasi keanekaragaman biota laut secara berkelanjutan,” kata ia. (Mifda Khoirotul Azma)

Facebook Comments

Comments are closed.