Tim Robot Unesa Dapat 7 Penghargaan RAVTE

mepnews.id – Tim Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), memperolehan tujuh penghargaan dalam The 2nd Regional Association of Vocational and Technical Education in Asia (RAVTE) Students Innovation Award 2023.

Penghargaan ini didapat dalam kompetisi robot yang digelar awal Juni 2023 lalu. Ada dua jenis lomba RAVTE-SIA yakni riset inovasi dan prototipe dengan sembilan kategori.

Unesa mengirim 5 tim pada 2 kategori. Dua tim ikut kategori A (Inovasi Teknologi dan Industri) dan tiga tim ikut kategori C. Dua Tim.mendapat medali perunggu, dan kelima tim mendapat special award.

Muhamad Syariffuddien Zuhrie SPd MT, dosen pembina, mengatakan kompetisi RAVTE tahun ini merupakan yang pertama untuk Unesa. Tim yang dibentuk kolaborasi antara Tim Robot FT, Tim Debat FT, dan Himatektro. Lima tim Unesa bertemu tim lain dari 9 negara Asia.

“Kelima tim ini punya produk inovasi sesuai tema. Dari situ, segala kesulitan diminimalkan dan penyusunan proposal lomba cepat rampung,” jelasnya.

Tim robot Audi’s (Autonomous Underwater Drone of Indonesia System) mendapat Bronze Awards dan Special Award Best Quality. Tim ini menampilkan kapal selam tanpa awak yang dirancang untuk fasilitas pendukung keamanan maritim.

Robot itu pengembangan riset sebelumnya dari tim Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) tahun 2022.

“Ini pengembangan riset tahun kemarin dari divisi Autonomous Semi-Submarine Drone (ASSD) yang menjadi juara pertama. Dari situ, kami ikut kompetisi RAVTE karena spesifikasinya memenuhi,” bebernya.

Robot ini memiliki dimensi kecil dan massa ringan, serta desain dan biaya pembuatan rendah. Robot ini dilengkapi penutup berbahan dasar fiberglass dan aluminium serta rangka bodi yang diklaim tahan terhadap benturan, tekanan kuat, dan tanpa korosif. Ini membuat Audi’s relatif awet dan tahan lama.

Embedded System Pixhawk 2.4.8 Autopilot dipakai sebagai pengendali navigasi dan pergerakan. Robot ini bisa menyeimbangkan diri sendiri bahkan di dalam air karena Pixhawk berisi Unit Pengukuran Inersia (IMU).

“Robot ini mengaplikasikan sensor dan komponen yang murah meriah sehingga dapat bersaing dari segi harga dan kemampuan,” imbuhnya.

Satunya, robot humanoid The Aurobot’s (Autism Therapy Robot System) mendapat Special Award Best Quality dan Best Presentation,

Robot dirancang sebagai media pembelajaran anak dengan gangguan autisme. Dengan memanfaatkan Internet of Things (IoT) dan teknologi, robot ini bisa meningkatkan rehabilitasi dan metode intervensi dini untuk anak-anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD).

“Kami berpikir, bagaimana kalau kita buat robot berbentuk manusia untuk membantu anak autis bisa memiliki akses pendidikan dan keterampilan sosial,” jelasnya.

The Aurobot’s diklaim mampu memantau dan mengamati perkembangan anak dengan gangguan autis usia dini untuk mengoptimalkan kemampuan sesuai kebutuhan. Robot ini diprogram berdasarkan program intervensi awal termasuk kegiatan motorik.

Lainnya, Tim Stark mendapat Bronze Award, Tim Arek’s mendapat Special Award Best Design dan Best Commercialization, dan Tim Pirates mendapat Special Award Best Presentation. (M. Dian Purnama)

Article Tags

Facebook Comments

Comments are closed.