mepnews.id – Universitas Syiah Kuala mengajak peserta The Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Varsity Carnival ke-22 untuk mengenal lebih dekat budaya Aceh. Peserta dari tiga negara dibawa ke Desa Wisata Lubok Sukon, Aceh Besar, 10 Juli 2023.
Para peserta IMT-GT diajak mengelilingi kawasan Desa Wisata tersebut. Selanjutnya, mereka berkumpul di salah satu Rumoh Aceh. Ini rumah milik The’mat Rahmany, Duta Luar Negeri Republik Indonesia di masa lampau. Di rumah ini, warga Lubok Sukon memperagakan berbagai ragam kuliner Aceh. Seperti kuah beulangong, sie reboh, dan anek kue khas lainnya.
Para peserta begitu tertarik untuk mengenal, mencari tahu, bahkan mempraktikkan cara membuat kuliner Aceh tersebut.
Dr Nasrullah ST MT, koordinator kegiatan, menjelaskan peserta IMT-GT terbagi berdasarkan kampus masing-masing. Dalam kegiatan ini, mereka diminta membuat laporan terkait beragam kearifan lokal atau budaya Aceh. Laporan itu disajikan dalam bentuk tulisan serta dokumentasi digital untuk dipublikasikan di media sosial. “Laporan ini juga dilombakan. Jadi mereka diminta melakukan semacam liputan terkait apa saja di tempat ini,” ucapnya.
President of IMT-GT Varsity Council, Prof Dr Ahmad Martadha Mohamed, turut hadir dalam kegiatan ini. Dirinya mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat, serta berkesempatan mencicipi sajian kuliner kuah beulangong bersama peserta IMT-GT lainnya.
Universitas Syah Kuala dipercaya menjadi tuan rumah IMT-GT Varsity Carnival 8 – 12 Juli 2023. Kegiatan ini dihadiri 613 peserta dari 12 kampus yang tergabung dalam forum IMT-GT. Selama di USK, seluruh peserta mengikuti beberapa pertandingan olahraga yaitu bola voli, sepak bola, bulu tangkis, tenis, petanque, serta fun run.
Para peserta juga menampilkan khazanah budaya masing-masing, serta mengikuti seminar internasional untuk membahas berbagai isu global.


