Atlet SLOMPN Unesa Raih Emas Panahan Piala Presiden

mepnews.id – Syabilla Rihhadatul Alfathunisa, atlet panahan Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), meraih prestasi gemilang dalam even nasional.

Dikabarkan situs resmi unesa.ac.id, atlet berusia 16 tahun itu meraih satu medali emas dan satu perunggu dalam even Piala Presiden di Stadion Padjajaran, Bogor, 4 Juli 2023. Medali emas didapat dari eliminasi individu putri recurve U17. Perunggu didapat dengan total skor 2 sesi recurve U17.

Pelatih kontingen Jawa Timur, Unggul Broto Warastro, mengatakan tidak ada persaingan berat karena semua level memiliki kemampuan sama dan berimbang. Namun, pressure memang tinggi di babak eliminasi individu (aduan perorangan). “Babak ini seperti sistem gugur, jadi pressure-nya lumayan. Nggak hanya antar lawan, tapi pressure juga dari suasana perlombaan dan penonton,” terangnya.

Menurut dia, hasil tersebut merupakan bekal penting bagi atlet panahan di SLOMPN Unesa untuk meningkatkan prestasi. Ke depan, harus semakin fokus mengembangkan prestasi dan tidak terbebani hasil dalam setiap even yang diikuti. “Tim panahan di SLOMPN Unesa ini, atlenya masih dalam fase training to train. Manajemen SLOMPN memfokuskan tim pelatih tidak membebankan atlet harus juara, tapi bagaimana atlet bisa menguasai kelompok umur,” tambahnya.

Dengan memperbanyak even yang diikuti, diharapkan mental bertanding atlet-atlet SLOMPN Unesa terasah dan di kemudian hari berhasil meraih prestasi optimal. Terpenting, mereka mempunyai pengalaman bertanding yang dapat mengasah mental. “Ini tentu menjadi pengalaman penting bagi mereka,” tambahnya.

Menurut dia, program yang diterapkan SLOMPN Unesa berbeda dengan Puslatda. Para atlet di SLOMPN difokuskan latihan teknik dasar, sehingga kemampuan bertanding terus meningkat. “Program latihan yang diberikan tidak menggunakan program latihan puslatda seperti tim PON. Jadi, kita sesuaikan dengan usia atlet di SLOMPN. Saya tekankan lebih banyak drilling di jarak dekat untuk melatih otomatisasi gerak teknik dasar,” tandasnya.

Dr Dwi Cahyo Kartiko SPd MKes, Manajer Teknik SLOMPN Unesa, mengapresiasi prestasi yang diraih Syabilla. Dia berharap capaian itu menjadi pemicu semangat dan langkah awal untuk mengukur prestasi melalui kompetisi.

“Mereka (atlet SLOMPN) itu kan dipersiapkan untuk jangka panjang hingga Olimpiade 2032. Ini menjadi langkah penting untuk mengakomodir atlet-atlet di pusat pelatihan atau pembinaan untuk merasakan kompetisi. Selain menambah pengalaman, ini juga menambah kematangan mental,” tuturnya

Dekan FIKK itu juga berharap atlet-atlet yang berlatih setiap hari di kampus dapat menjaga diri sebaik-baiknya, dapat mengatur waktu antara sekolah dan latihan, serta dapat berlaga di ajang 2032 Olympic. “Atlet yang berlatih di Unesa harus pandai menjaga dan mengembangkan diri. Unesa akan hadir untuk terus me-maintain mereka,” pungkasnya. (Basyir)

Facebook Comments

Comments are closed.