Farmasi Unej Buka Kafe Jamu

mepnews.id – Fakultas Farmasi Universitas Jember punya kafe. Namanya Kafe Suwe Ora Djamu di kantin Fakultas Farmasi. Deretan menunya; Red Velto yang berbasis wedang uwuh, Blue Tea minuman dari bunga telang, atau Taroku yang menggunakan bunga rosella. Pengunjung bisa memilih memilih cocktail jamu semisal dikombinasikan dengan susu, jeruk nipis atau bahkan soda.

Situs resmi unej.ac.id mengabarkan, Dekan Fakultas Farmasi Universitas Jember, Nuri, menilai pendirian kafe ini selaras dengan visi dan misi mengembangkan agro farmasi memanfaatkan kekayaan tanaman obat Indonesia. Kafe Suwe Ora Djamu juga melestarikan keberadaan jamu sebagai warisan bangsa. Sengaja dikemas dengan cara kekinian agar kaum milenial menyukainya.

“Cocok buat kaum milenial. Kami mengemasnya secara modern. Ada bartender yang bertugas meracik jamu. Bahan baku dan produksinya diawasi sesuai standar industri farmasi sehingga dijamin aman dan berkhasiat. Jangan lupa, sepahit-pahitnya jamu masih peduli pada kesehatan ketimbang mantanmu,” seloroh Dekan disambut tawa peserta senam bersama bulanan Harmoni Pagi Universitas Jember di kampus Fakultas Farmasi.

Inovasi ini mendapatkan apresiasi dari Rektor Iwan Taruna. Produk jamu produksi Fakultas Farmasi ini rasa dan penampilannya tidak kalah dengan produk minuman di pasaran. Kafe Suwe Ora Djamu juga bisa dimanfaatkan sebagai laboratorium oleh mahasiswa dan dosen untuk wirausaha serta riset.

Rekto mendorong Fakultas Farmasi gencar berpromosi agar produk jamu Kafe Suwe Ora Djamu makin dikenal luas. Tidak hanya di kalangan kampus namun di kota Jember.

“Saya usul agar produk Kafe Suwe Ora Djamu Fakultas Farmasi mulai masuk ke loka pasar sekaligus merintis layanan pesan antar. Saya optimis produk jamu kekinian ini bisa diterima masyarakat. Misalnya saja target pertama produknya bisa masuk ke toko dan mal di Jember,” kata Iwan Taruna. (iim)

Facebook Comments

Comments are closed.