10.206 Peserta Lolos UTBK Unesa

mepnews.id – Hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) diumumkan Selasa 20 Juni 2023 pukul 15.00 WIB. Berdasarkan hasil tersebut, 10.206 peserta dinyatakan lolos di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Kasubdit Penerimaan dan Kelulusan Mahasiswa Baru, Dr Sukarmin MPd, mengatakan yang diterima merupakan hasil persaingan ketat dari 40.920 peserta jalur UTBK sebagai pilihan pertama maupun pilihan kedua.

Dia menambahkan, Unesa tahun ini berada di urutan ke-10 sebagai kampus yang memiliki pendaftar terbanyak di jalur SNBT. Selain itu, pada kategori vokasi, Unesa menerima 1.063 peserta jalur UTBK. Unesa menjadi kampus ke-8 nasional yang menerima pendaftar vokasi terbanyak.

“Unesa juga masuk sebagai kampus dengan pendaftar KIP-K terbanyak se-Indonesia, yaitu menerima 4.239 jalur UTBK,” beber dosen FMIPA itu.

Sukarmin mengucapkan selamat kepada para peserta yang sudah lolos di prodi dan kampus impiannya. Dia mengimbau peserta segera mempersiapkan berkas pendaftaran ulang dan memantau tanggal penting di website dan media sosial resmi Unesa.

Untuk peserta yang belum dinyatakan lolos jalur UTBK, tetap semangat. Jalan masuk Unesa tidak hanya UTBK, tetapi masih ada jalur mandiri. Nilai UTBK bisa digunakan untuk mendaftar jalur mandiri atau SPMB utamanya jalur tanpa tes di Unesa. Jalur tanpa tes ini kesempatan bagus, sebab hanya diikuti peserta yang memiliki nilai UTBK dan SNBP (rapor).

“Yang nilai UTBK-nya bagus, bisa memilih prodi apapun di Unesa. Bagi yang nilainya sedang, pilih prodi yang persaingannya tidak terlalu tinggi. Yang memilih prodi keolahragaan dan seni, bisa didukung dengan portofolio atau sertifikat,” bebernya.

Selain jalur nontes (SNBP dan UTBK) tersebut, Unesa juga menyiapkan enam jenis penerimaan jalur mandiri. Ada jalur prestasi, jalur disabilitas, TMUBK, afirmasi pendidikan tinggi (Adik), kerja sama dan jalur mahasiswa luar negeri.

“Yang sangat berpeluang bagi peserta yaitu jalur prestasi. Di dalamnya ada jalur prestasi kepemimpinan bagi pengurus inti OSIS, prestasi olahraga, seni, saintek-soshum, MTQ, tahfidz, pesantren, prestasi agama Katolik, Protestan, Hindu, Buddha. Adik-adik nanti tinggal meng-upload sertifikat bukti pernah ikut lomba, piagam juara dan sebagainya,” tutupnya.

Facebook Comments

Comments are closed.