Musyda X Aisyah Bojonegoro Digelar

mepnews.id – Musyawarah Daerah (Musyda) Aisyiyah X Bojonegoro digelar di Aula Taqwa Jl. Teuku Umar 48 Bojonegoro, pada Ahad 28 Mei 2023. Diagendakan, Musyda akan memilih 9 orang formatur dari 22 orang calon yang selanjutnya untuk menyusun kepemimpinan daerah Aisyiyah Bojonegoro pereode 2022-2027.

Meski bupati Anna Mu’awanah tidak bisa hadir, dan hanya diwakilkan Camat, Musyda Bojonegoro secara resmi dibuka Noer Haidah dari PWM Aisyiyah Jatim.

Dalam sambutannya, Noer Haidah menyampaikan, “Aisyiyah sebagai organisasi otonom perempuan tidak lain adalah misi gerakan Muhammadiyah sekaligus sebagai pembebasan perempuan bagi ibadah dan amal. Dalam perspektif lain, mengakui kesetaraan gender seperti yang dikehendaki Al Qur’an surat An Nisa’ 124.”

Implementasi dari ayat ini, PD Aisyiyah Bojonegoro memiiki 48 TK ABA dan 128 PAUD yang telah berkontribusi terhadap pendidikan sejak dini di Kabupaten Bojonegoro. Karenanya ketidakhadiran bupati pada forum ini tentu sesuatu yang disayangkan.

Suwito, selalu ketua Pimpinan Daerah Muhamnadiyah Bojonegoro, sangat berterimakasih atas kiprah Aisyiyah dalam mendukung program-program Muhammadiyah.

Solihin Jamik, Wakil Ketua Koorditor Bidang LHKP (Lembaga Hukum dan Kebijakan Publik) dan Wakag, menanggapi ketidakhadiran Bupati. Ia menyebut ketidakhadiran Bupati yanga kemudian hanya diwakilkan oleh Camat ini sangat disayangkan. Dari sudut pandang politik, Aisyiah di hadapan Bupati tidak masuk hitungan. “Bukan kekuatan politik,” begitu ia tulis lewat pesan Whatsapp.

Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik, Heli Suharjono, juga menilai, “Kami sama-sama menghormati sikapnya. Kami lebih berfokus pada misi luhur Muhammadiyah untuk pencerahan bangsa dan semesta. Musyda dalam rangka penyegaran dan menjangga keberlangsungan misi besar Muhammadiyah, sinergi dan kolaborasi dengan semuanya. Berfikiran terbuka adalah keharusan,” ujarnya dalam wawancara via WhatsApp.

Facebook Comments

Comments are closed.