mepnews.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melantik 120 lulusan insinyur baru melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI). Pelantikan berlangsung di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Minggu 14 Mei 2023.
Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng IPU AEng mengungkapkan urgensi tenaga insinyur profesional di Indonesia karena masih sangat kurang. “Kebutuhan insinyur profesional idealnya per 1 juta penduduk berkisar 10.000 orang.”
Menurut Ashari, lulusan insinyur di Indonesia masih 2.600 orang per 1 juta penduduk. “Hal ini sangat disayangkan karena insinyur berperan penting dalam pembangunan nasional.”
Untuk itu, ITS bersama Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mengupayakan peningkatan jumlah insinyur profesional. Salah satunya melalui pelantikan 120 lulusan insinyur baru di ITS. “Para lulusan kali ini terdiri dari 89 praktisi industri, 19 orang dosen, dan 12 dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum),” beber Guru Besar Teknik Elektro ITS tersebut.
Jumlah insinyur yang lulus tahun ini meningkat 32 persen lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Hal ini membuktikan pergerakan ITS bersama PII semakin progresif. “Berbeda dengan tahun lalu, lulusan insinyur profesional kali ini didominasi praktisi industri,” terang alumnus Curtin University Australia tersebut.
Ketua PII Jawa Timur, Dr Ir Gentur Prihantono SP SH MT MH IPU, juga menyinggung tantangan atas jumlah insinyur di Indonesia. Maka, Gentur menyampaikan apresiasi pada ITS atas kontribusi melahirkan insinyur-insinyur muda. “Hingga saat ini, ITS telah melahirkan 787 insinyur di Jawa Timur,” ungkapnya.
Gentur menyebutkan, kerja sama PII dan ITS ini diharapkan bisa menjadi rujukan yang dapat memantik perguruan tinggi lain di Indonesia turut membersamai upaya peningkatan jumlah insinyur profesional. “Harapannya, jumlah dan kualitas insinyur di Indonesia dapat meningkat signifikan.” (Hibar Buana Puspa)


