mepnews.id – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Karate DO Universitas Airlangga (Unair) menyabet 13 medali dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 4th Open National Karate Championship Kostrad di Malang pada 7 Mei 2023. Dalam kompetisi untuk memperingati HUT ke-62 Divisi Infanteri 2 Kabupaten Malang, mereka mengalahkan 1.643 atlet lainnya dari seluruh Indonesia.
Rifqi Bagus Estiawan mempersembahkan satu medali emas sebagai juara 1 Kumite +84 Kg katagori mahasiswa & umum putra.
Naila Syauqina membawa pulang dua medali. Ia mendapat medali perak karena juara 2 Kumite -55 Kg katagori mahasiswa & umum putri dan meraih medali perunggu untuk juara 3 nomor Kata perorangan katagori mahasiswa & umum putri. Ahmad Rifki Permana Islamy juga meraih dua medali, yakni perak sebagai juara 2 Kumite -55 Kg mahasiswa & umum putra serta medali perunggu sebagai juara 3 Kumite -55 Kg mahasiswa & umum putra.
Antik Widi Anugrah meraih medali perak saat menjadi juara 2 Kumite -61 Kg katagori mahasiswa & umum putri. Ranu Panji Satriyo dapat medali perunggu sebagai juara 3 Kumite -75 Kg katagori mahasiswa & umum putra. Vincentia Laura Marshanda perunggu juara 3 Kumite -61 Kg mahasiswa & umum putri. Yoga Susetyo Prabowo perak juara 2 Kumite +84 Kg mahasiswa & umum putra.
Maysya Dwi Rahmawati mendapat medali perak sebagai juara 2 Kumite +68 Kg mahasiswa & umum putri. Aleron Ivan Balapradhana perunggu juara 3 Kumite -84 Kg mahasiswa & umum putra. Sevilla Nawaad Rosyadah perak sebagai juara 2 Kumite -68 Kg mahasiswa & umum putri. Adelia Novitanalia perunggu juara 3 Kata perorangan mahasiswa & umum putri.
Karena kompetisi ini tingkat nasional, UKM Karate DO Unair harus memiliki kesiapan matang untuk mendapatkan hasil maksimal. Antik Widi, yang juga Ketua UKM Karate DO Unair, mengaku mengalami kesulitan waktu latihan yang sangat terbatas mengingat pertandingan diselenggarakan dua minggu setelah Idul Fitri.
“Nah, pas itu juga kontingen UKM Karate Unair telah di kampung halaman dan baru kembali ke Surabaya satu minggu sebelum pertandingan. Saya menekankan kontingen terpilih untuk tetap latihan mandiri di rumah,” tutur Antik Widi.
“Saya bersyukur UKM Karate DO mempertahankan prestasinya secara konsisten. Salah satu kunci konsistensi ialah kekompakan tim dalam memecahkan masalah jelang pertandingan,” tambah Antik.


