
Bebek di danau UMM.
“Bebek-bebek ini sering viral di Instagram maupun TikTok. Beberapa kali lewat di media sosial saya. Fasilitas unik seperti ini bisa membantu mahasiswa lebih produktif. Misalnya, saat suntuk mengerjakan tugas, mereka bisa sesekali bermain untuk melepaskan penat,” tambahnya.
UTBK gelombang pertama UMM untuk calon mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi. Lebih dari seribu peserta dari seluruh Indonesia mengikuti ujian 4-6 Mei dalam gelombang pertama ujian untuk kedua jurusan tersebut. Nurudin, Kepala UPT Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMM, mengatakan 18 ruangan disiapkan untuk proses ujian sesi pagi dan sesi siang.
“UTBK sudah berlangsung sejak empat tahun lalu. Ini untuk mengantisipasi adanya joki maupun kecurangan lainnya. Di setiap ruangan terdapat pengawas dan teknisi untuk membantu peserta jika terjadi masalah pada komputer,” jelasnya, lewat mediaa resmi umm.ac.id.
Panitia juga melakukan pemeriksaan menyeluruh menggunakan metal detector untuk menjaring alat-alat elektronik berukuran mini yang mungkin dibawa peserta. Itu juga untuk mengantisipasi keccurangan yang mungkin terjadi. Selain itu, UMM juga dibantu dari pihak kepolisian agar proses ujian tetap aman.
Nauroh Nur Azziyati Siswoyo, salah satu peserta UTBK Fakultas Kedokteran, optimis bisa lolos seleksi. “Alhamdulilah, tadi saya bisa mengerjakan soal dengan baik karena sudah belajar rajin. Insya Allah bisa menjawab soal sekitar 70%,” ungkap Ziya.
Ziya memilih Kedokteran UMM karena ingin menjadi dokter seperti orang tuanya. Selain itu,dokter merupakan pekerjaan mulia yang langsung berinteraksi dengan masyarakat dan bisa mengedukasi di bidang kesehatan serta upaya menangani berbagai penyakit yang diderita masyarakat. (Zak/Wil)


