MEPNEWS.ID | Surabaya – Sekitar 60 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) UPN Veteran Jawa Timur disambut atusias saat melakukan tugas pegabdian masyarakat di wilayah Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya.
Upacara penyambutan dihadiri Camat Rungkut, Kota Surabaya, H. Habib dan para Lurah dan Kapolsek Kapolsek Rungkut, Kompol Muchamad Fakih, di Kantor Kecamatan Rungkut, Kamis (16/3/2023).
Sementara kelompok 81 akan bertugas di Kelurahan Rungkut Kidul dengan mengusung skema kewirausahaan dan ekonomi kreatif.
Para masiswa ini akan bersama masyarakat Rungkut Kidul selama 3 bulan, mulai16 Maret hingga 22 Juni 2023.
Sementara 60 mahasiswa UPN lainnya akan melakukan pengabdian masyarakat Kelurahan Kedung Baruk, Kelurahan Penjaringan Sari, Kelurahan Wonorejo, Kelurahan Medokan Ayu dan Kelurahan Kali Rungkut.
Camat Rungkut, H Habib mengaku siap menerima kehadiran para mahasiswa yang akan bersama warga Rungkut selama tiga bulan mendatang.
Dia berharap peserta KKN dapat menambah pengalaman dan ilmu baru dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini.
“Salah satunya dalam membantu UMKM masyarakat Kecamatan Rungkut,” ujar Habib dalam sambutannya.
Selanjutnya peserta KKN dapat bertugas melaksanakan program kerja yang akan dikerjakan untuk masing-masing kelurahan.
Seperti kita ketahui, berkaitan dengan KKNT UPN Surabaya ini juga diberangkatnya pada hari yang sama sebanyak 917 mahasiswa menuju lima kabupaten/kota di Jatim.
KKNT mahasiswa UPN sendiri bertemakan Bangkitkan UMKM dan Pariwisata Lokal, serta Dukungan pada Percepatan Penurunan Angka Stunting di Jawa Timur.
Adapun lokasi KKN tahun ini antara lain Surabaya, Jombang, Nganuk, Blitar, dan Probolinggo.
Pada skema kewirausahaan dan ekonomi kreatif memberangkatkan 17 kelompok di Kota Surabaya.
Lima Kelompok di Kabupaten Nganjuk, delapan kelompok di Kabupaten Probolingggo, 21 kelompok di Kabupaten Blitar, dan 10 kelompok di Kabupaten Jombang.
Pada skema Bebas Stunting 12 kelompok di Kabupaten Probolinggo. Dan Skema Desa Wisata 12 kelompok di Kabupaten Jombang. 5 kelompok Kabupaten Nganjuk
Sebanyak 171 mahasiswa yang ditempatkan di Kota Surabaya, tersebar di 17 kelurahan dari 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Sukolilo, Kecamatan Rungkut, dan Kecamatan Gunung Anyar.
Selanjutnya 100 mahasiswa yang ditempatkan di Kabupaten Nganjuk tersebar di 10 desa dari 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Gondang dan Kecamatan Rejoso.
Pada Kapubaten Jombang sejumlah 227 mahasiswa yang tersebar di 22 desa dari 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Bareng, Kecamatan Wonosalam, dan Kecamatan Mojowarno.
Pada Kabupaten Blitar sejumlah 218 mahasiswa yang tersebar di 21 desa dari 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Kepanjen Kidul, Kecamatan Sananwetan, dan Kecamatan Sukorejo.
Dan yang terakhir Kabupaten Probolinggo sejumlah 201 mahasiswa yang tersebar di 20 desa dari 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Sumberasih dan Kecamata Dringu. (Alvian Priambudi/Muhammad Fajrul Yusuf Bahri/tim)


