mepnews.id – Kesempatan kuliah gratis di luar negeri semakin terbuka lewat program beasiswa yang disediakan pemerintah Indonesia maupun dari pemerintah negara lain. Salah satu yang bisa dimanfaatkan adalahbeasiswa S-1, S-2, dan S-3 yang ditawarkan pemerintah Republik Irlandia.
Dikabarkan situs resmi unesa.ac.id, hal ini dibahas dalam Seminar Beasiswa Internasional Irlandia secara daring yang diikuti mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada 8 Februari 2023. Kegiatan ini hasil kerja sama Unesa, IDE Indonesia dengan pemerintah Irlandia.
Prof Slamet Setiawan MA PhD, direktur Teknologi, Informasi, Komunikasi dan Kerja Sama Unesa, mengatakan kesempatan ini perlu dimanfaatkan untuk belajar di negeri ‘Emerald Island’ itu. Irlandia negara maju anggota Uni Eropa sehingga memiliki berbagai keistimewaan.
“Negara maju seperti Irlandia memiliki banyak manfaat bagi mahasiswa yang mengikuti program pertukaran atau melanjutkan studi. Berbagai universitas menawarkan banyak program studi dengan lingkungan memukau serta mampu membuka karir luas,” ujarnya.
Kendati populasinya hanya sekitar 5 juta jiwa, tetapi Irlandia terkenal sebagai negara maju, kreatif dan inovatif, unggul dalam pendidikan serta rumah bagi banyak pusat perusahaan IT. Ada markas Google, Tiktok dan lain-lain.
Silfia Asningtias SPd M.TESOL., dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Unesa yang sedang menyelesaikan studi doktoral di School of Policy and Practice, Dublin City University, membagikan pengalaman kuliah di Irlandia.
“Irlandia itu hijau dan peaceful sehingga sangat nyaman untuk studi karena nggak ada distraksi. Transportasinya mudah. Kalau mau keliling Irlandia juga mudah karena negaranya sangat kecil. Dari ujung ke ujung hanya butuh 4 jam,” ungkapnya.
Dia juga membagikan semangat dan harapan agar banyak mahasiswa lolos melanjutkan studi di Irlandia. “Jangan takut biaya mahal. Ada banyak teman saya yang dapat beasiswa juga dari universitas. Kota Galway dan Limerick bisa menjadi pilihan tempat studi selain di Ibukota Dublin, dengan biaya lebih terjangkau. Banyak kesempatan kerja part time sehingga peluang terbuka untuk meringankan biaya,” tukasnya.
Miranda Hough, dari Education in Ireland selaku perwakilan pemerintah Irlandia, mengungkapkan keunggulannya juga terletak pada support transportasi umum darat maupun udara yang sangat akomodatif. Irlandia juga menyediakan visa gratis bagi WNI kategori turis dan pelajar.
Hough melanjutkan, mahasiswa yang ingin kuliah sambil mencari pengalaman juga tak perlu khawatir karena kesempatan bekerja paruh waktu sangat terbuka. “Setelah lulus kalian juga diizinkan bekerja setahun bagi S-1 dan dua tahun bagi S-2 & S-3.”
Irlandia juga termasuk negara aman dan damai, bahkan selalu menempati 10 besar Global Peace Index. Pada 2022, menempati ranking ke-3. Negara ‘Perkebunan Eropa’ ini juga ramah, aman dan tidak ada Islamophobia. Akses ke masjid atau tempat ibadah juga mudah. Bagi perempuan, tidak ada larangan menggunakan jilbab.
Selain beasiswa, pemerintah Irlandia juga membuka kesempatan studi melalui program IISMA dari MBKM maupun beasiswa lain yang banyak ditawarkan berbagai perguruan tinggi di Irlandia.
Manfaat dari beasiswa ini meliputi keseluruhan biaya studi satu tahun perkuliahan dan biaya pendaftaran di kampus yang dipilih. Mahasiswa juga mendapat tunjangan 10.000 Euro selama setahun perkuliahan.
Kriteria pendaftar adalah mereka yang unggul secara akademik, pribadi, profesional, kreatif, dan kemampuan komunikasi baik. Mahasiswa juga harus aktif kegiatan ekstrakurikuler serta memiliki alasan kuat dan menunjukkan bagaimana program mendukung tujuan jangka panjangnya. Dokumen yang dilampirkan cukup tiga yakni scan identitas diri (paspor), Offer Letter/LoA conditional atau final offer dan dua surat referensi/rekomendasi.
Miranda menjelaskan prosedur pendaftaran dimulai dari apply program perkuliahan di institusi dituju dan menerima official letter/LoA kemudian melakukan pendaftaran dan melengkapi berkas serta persyaratan di portal aplikasi berita.
Informasi lebih lanjut terkait beasiswa juga dapat disimak di akun instagram @educationinireland.indonesia.[*]
(M. Azhar Adi Mas’ud)


