FE UKDC Surabaya Salurkan Peralatan untuk UMKM Arum Manis Produsen Krupuk Tengiri

MEPNEWS.ID – Untuk meningkatkan produksi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Fakultas Ekonomi (FE), Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) Surabaya menyalurkan berbagai jenis peralatan UMKM.

Perlatan dari FE UKDC Surabaya itu untuk mendukung produksi dari UMKM Arum Manis di Desa Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Ada beberapa peralatan untuk mendukung proses produksi antara lain terdiri dari mesin pengemas, mesin penggiling, mesin perajang dan mesin peniris minyak.

Adapun bantuan peralatan yang diberikan kepada UMKM Arum Manis itu antara lain berupa:
1. GETRA DBF-1000 Mesin Pengemas Segel Snack
2. GETRA TJ-8 Mesin Penggiling Daging
3. AGR Mesin Perajang Umbi Listrik PRJ-200V
4. AGR Mesin Spiner Spin-5 Mesin Peniris Minyak dengan kapasitas 5kg.

Tim FE UKDC Surabaya setelah menyerahkan bantuan peralatan produksi kepada UMKM Arum Manis Trawas, Mojokerto. foto: istimewa

“Dengan adanya dukungan perakatan ini diharapkan kapasitas produksi UMKM Arum Manis akan lebih meningkat,” ujar Nia dari Fakultas Ekonomi UKDC Surabaya, Selasa (20/12/2022).

Bantuan ini diberikan melalui bantuan program insentif pengabdian masyarakat terintegrasi dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Yang berbasis kinerja IKU (Indikator Kinerja Utama) bagi PTS tahun 2022 oleh Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika Surabaya.

Pihak FE UKDC Surabaya menilai perlu ada upaya dukungan dari pihak eksternal untuk meningkatkan produktivitas UMKM Arum Manis ini.

“Dalam upaya itu, kami mensupport UMKM Arum Manis dalam bentuk bantuan fasilitas peralatan, diharapkan bisa meningkatkan produksi kripiknya,” tambah Nia.

Dengan adanya ini, maka FE UKDC Surabaya merasa berkontribusi untuk menyalurkan bantuan berupa peralatan yang dibutuhkan oleh pelaku usaha UMKM khususnya Arum Manis.

Mengingat selama ini dalam pelaksaan proses pembuatan produk kripik masih menggunakan peralatan yang sangat sederhana.

Dimana dalam pemotongan bahan hanya mengunakan peralatan konvensional seperti pisau.

Kedepan pihak menurut Nia, diharapkan ada alat yang dapat membantu pemotongan bahan baku sehingga proses akan lebih cepat.

“Tak sampai disitu, volume produksi yang dihasilkan semakin banyak serta kualitasnya baik dari ukuran ketebalan akan lebih konsisten,” jelasnya.

Begitu pula untuk memproduksi krupuk tengiri, alat untuk menghaluskan daging atau penggiling daging menggunakan alat sederhana secara manual, dan sudah terlihat usang.

Pihak FE UKDC Surabaya berusaha untuk membantu meningkatkan kemampuan mitra dalam memenuhi permintaan pasar akan produk kripik.

Oleh karena itu, perlu adanya dukungan prasarana peralatan dalam menunjang kegiatan proses produksi yang dilakukan.

Diharapkan dengan adanya bantuan peralatan dari Fakultas Ekonomi ini mampu meningkatkan usaha UMKM menjadi berkembang dan mandiri serta memenuhi target pesanan dari pelanggan. (Thyiophoida WSP/ Lilik Indrawati/ Gracia Vanya)

 

 

Facebook Comments

Comments are closed.