UI Peduli Korban Gempa Cianjur

mepnews.id – Gempa yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada 22 November 2022 tergolong tak terlalu besar tapi menimbilkan korban cukup besar. Gempa dengan magnitude 5,6 meminta korban 273 tewas dan ratusan lainnya terluka menurut data BNPB 24 November. Getarannya juga terasa di Jakarta.

Universitas Indonesia (UI), yang berjarak sekitar 100 km dari pusat bencana, bergerak cepat memberikan bantuan. Tak lama setelah kabar banyaknya korban gempa, aksi UI Peduli dilakukan sebagai wujud simpati dan kepedulian.

Aksi diawali 12 mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) UI dan Geography Mountaineering Club (GMC) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UI. Mapala UI berkoordinasi dengan instansi terkait, salah satunya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur.

Selain membagikan logistik berupa akomodasi dan konsumsi pada korban gempa, mahasiswa UI juga mendukung BPBD melakukan assessment daerah terisolir dan pemetaan daerah terdampak agar bantuan dapat terdistribusi tepat sasaran ke korban yang paling butuh.

Assessment juga dilakukan terhadap kondisi sekolah-sekolah di wilayah terdampak dan tingkat kerusakannya. Ini untuk memperoleh gambaran bagaimana kegiatan pendidikan dapat segera dipulihkan.

UI Peduli merupakan wujud pengabdian masyarakat (pengmas) UI berupa aksi maupun bantuan sosial yang disebarkan ke seluruh tanah air. Amelita Lusia, Kepala Biro Humas dan KIP UI, menjelaskan Tim UI Peduli berada di bawah koordinasi Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPM).

UI Peduli turun ke daerah bencana menggandeng beberapa mitra, antara lain ILUNI UI dan pemerintah setempat untuk memberikan bantuan bagi korban. Amelita memberi contoh, UI Peduli pada Desember 2021 mendatangi tiga lokasi di Kabupaten Lumajang menanggapi bencana meletusnya Gunung Semeru. Saat itu, UI Peduli membawa 50 paket lampu senter serta paket pendidikan berisi tas sekolah, alat tulis sekolah, tempat minum botol, kaos kaki, tempat pensil, makanan ringan, dan susu kotak sejumlah 200 paket.

Pada 2-4 Maret 2022, UI Peduli terjun ke lima titik daerah banjir di Pekalongan, yakni Desa Wiradesa, GOR Jatayu, Muhammadiyah Disaster Management Center Pekalongan, Kantor Kepala Desa Pecakaran, dan Kantor Kepala Desa Pesanggrahan di Kecamatan Wonokerto, membawa bantuan yang berkaitan dengan kesehatan, seperti vitamin, propolis, dan masker medis. Dalam proses pendistribusian bantuan itu, tim UI Peduli bekerja sama dengan Kodim 0710 Kota Pekalongan. Semua bantuan didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga dan dapur umum. (maudisha)

Facebook Comments

Comments are closed.