Breaking News
- HeadlineUndiksha Badminton Open III Jaring 323 Atlet
- NewsUKM PA Leuser USK Gelar Pelatihan Manajemen Bencana di Gayo Lues
- NewsDispendik Surabaya Minta Outing Class di Dalam Kota Saja
- HeadlinePerguruan Tinggi dan Sekolah Terdampak Karhutla
- Guru MenulisKesepian Bisa Mengambil Jatah Kesehatan Hampir Enam Tahun
- NewsMahasiswa Unud Berempati pada Pengantre BBM
- Kabar SekolahSRMA 36 Bojonegoro Gandeng Unigoro untuk Robotika dan Aeromodelling
- HeadlineUnair dan AUN-HPN Tebar Benih Gurame di Kalimas
- NewsDosen Ummi Kenalkan Budaya Sunda di Malaysia
- HeadlineTEP IPB University Dampingi Petani Kumbe Merauke Mandiri Cabai
Menyela Si Talkative dengan Strategi Empathic Interrupting
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – “Mbak, ada waktu sebentar? Aku butuh curhat,” kata seorang teman. “Tentu saja. Ada apa?” saya merespon. “Itu, lho. Tentang Lisa. Setiap kali kami kumpul-kumpul, dia terlalu banyak omong, selalu mendominasi percakapan. Rasanya saya tidak punya kesempatan untuk berbicara atau dibicarakan.” “Hmm, saya bisa mengerti. Itu pasti membuatmu merasa diabaikan.
Read More

