Breaking News
- Guru MenulisKesepian Bisa Mengambil Jatah Kesehatan Hampir Enam Tahun
- NewsDosen Ummi Kenalkan Budaya Sunda di Malaysia
- HeadlineTEP IPB University Dampingi Petani Kumbe Merauke Mandiri Cabai
- EdukasiBijak dengan Kidult Economy
- HeadlineUM Perkuat Kompetensi Guru Bahasa Arab melalui Smart AI Tools
- NewsPolibatam Garap Kerja Sama Strategis dengan SIMCC
- HeadlineUmla Luncurkan Medical Center
- HeadlineSvara Pertiwi Ensemble Unesa Juara 2 di Jepang
- NewsAlumni Indonesia-Cina Jajaki Kerja Sama Pendidikan, Riset, dan Teknologi
- EdukasiCuaca Panas Ekstrem Bikin Orang Gampang Nyolot
Menyela Si Talkative dengan Strategi Empathic Interrupting
Oleh: Esti D. Purwitasari mepnews.id – “Mbak, ada waktu sebentar? Aku butuh curhat,” kata seorang teman. “Tentu saja. Ada apa?” saya merespon. “Itu, lho. Tentang Lisa. Setiap kali kami kumpul-kumpul, dia terlalu banyak omong, selalu mendominasi percakapan. Rasanya saya tidak punya kesempatan untuk berbicara atau dibicarakan.” “Hmm, saya bisa mengerti. Itu pasti membuatmu merasa diabaikan.
Read More

