Relawan UMM Sudah di Lokasi Gempa Turki

mepnews.id – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengirim dua delegasi bergabung dengan Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah Internasional menjadi relawan ke kawasan gempa di Turki.

Pada 6 Februari 2023, gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter melanda kawasan dekat perbatasan Turki dan Syiria. Setelahnya, terjadi berbagai gempa susulan di sepanjang zona patahan di Turki Selatan. Sejauh ini, korban tewas 38.044 orang dan berbagai kerusakan.

Dikabarkan situs resmi umm.ac.id edisi 20 Februari 2023, UMM mengirim relawan Rindya Fery Indrawan dan Zakarija Achmat SPsi MSi.

Fery menjelaskan, EMT ini tim gabungan dari Rumah Sakit (RS) dan lembaga Muhammadiyah seluruh Indonesia. Dalam tugas relawan bencana ke Turki, EMT bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Di Turki, rencananya kami membangun rumah sakit lapangan tipe dua dan memberi dukungan psikososial bagi para korban terdampak. Sebelum berangkat, semua tim berkumpul di Jakarta untuk mendiskusikan lebih matang perbekalan logistik dan medis yang dibawa ke Turki,” ungkap Indra.

Mereka datang ke Kota Hassa di Provinsi Hatay. Kini, tim bantuan sedang mendirikan rumah sakit darurat yang rencananya luas sekitar 2000 meter persegi.

Disampaikan Indra, tim relawan akan menetap cukup lama di Turki. Ia sendiri di Turki hingga akhir Februari. Ia dan Zakarija berupaya memberikan trauma healing melalui beragam kegiatan permainan maupun hiburan pada para korban terdampak.

Fery menjalaskan, EMT Muhammadiyah merupakan tim relawan yang tersertifikasi World Health Organization (WHO) pada 2020.

“Semoga keberadaan tim EMT Muhammadiyah dapat memberikan kebermanfaatan kepada para warga terdampak. Semoga kami dapat menolong banyak orang dan semoga kami dapat kembali dengan selamat ke tanah air Indonesia,” kata Fery. (wil)

Facebook Comments

Comments are closed.