mepnews.id – Berbekal keahlian menulis, mahasiswa Kimia Fakultas MIPA Universitas Brawijaya (UB) St Shofiah Aghnani Alfi Laila Fq terpilih menjadi delegasi Indonesia dalam program YSEALI (Young Southeast Asian Leaders Initiative) yang diadakan Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Dikabarkan situs resmi ub.ac.id, Shofiah lolos program beasiswa akademik YSEALI musim gugur dan terbang ke Amerika Serikat dibiayai penuh Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat selama lima minggu, 17 September hingga 21 Oktober 2022.
“Ini berawal dari personal statement 250 kata yang saya tulis sebagai syarat seleksi. Ya, hanya menulis 250 kata. Jadi, menurut saya, skill menulis merupakan hal dasar yang bisa membawa saya ke berbagai event,” ungkap mahasiswi yang aktif di UKM Riset dan Karya Ilmiah Mahasiswa (RKIM) ini.
Di Amerika Serikat, Shofiah ditempatkan di host institusi University of Connecticut (Uconn) di negara bagian Connecticut. Dalam program ini, ia mempelajari kewirausahaan sosial. Ia juga berkesempatan mempresentasikan tentang Indonesia di kelas terbuka Uconn bersama delegasi Indonesia lainnya.
“Selain bidang science dan kepenulisan, saya juga memiliki ketertarikan di bidang social entrepreneurship. Untuk itu saya tertarik mengikuti program ini,” katanya.
Program yang dibuka dua kali setiap tahun ini diinisasi Barack Obama untuk warga ASEAN. Isinya antara lain pembelajaran dalam kelas, volunteering, study tour, dan trip.
“Tidak hanya berfokus pada social entrepreneurship, tetapi juga menyediakan dua cohort yaitu civic engagement dan environment issue. Dari segi leadership, program ini sangat insightful dan implementative untuk diterapkan di lingkungan serta bisnis sosial di masa datang,” ujarnya.
Dari segi networking, Shofiah mengaku mendapatkan banyak teman baru dari 10 negara ASEAN, serta mahasiswa lokal yang belajar di Uconn.
“Program ini sangat cocok untuk teman-teman yang aktif di komunitas dan antusias untuk membawa dampak di masa datang. Tahapan seleksinya juga lebih singkat dan sederhana jika dibandingkan dengan exchange lainnya. Hanya tahapan seleksi administrasi dan interview,” pungkas gadis asal Sumenep ini. (Irene)


