PNM dan JICA Jajaki Kolaborasi Perkerataapian

mepnews.id – Setelah bekerja sama dengan Taiwan dan Cina, Politeknik Negeri Madiun (PNM) kini menjajaki kemungkinan kolaborasi dengan berbagai institusi di Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA). Penjajakan ini dimungkinkan dengan kedatangan tim JICA di Laboratorium Perkeretaapian Kampus 2 PNM pada 8 Juli 2026.

Dosen Prodi Perkeretaapian PNM, Dr Eng Agus Susanto SPd MT, menyampaikan inisiasi kolaborasi internasional PNM dan JICA ini khusunya guna mengembangkan sistem perkeretaapian. Kedatangan JICA kali ini adalah untuk mengetahui tentang railway dan rollingstock.

Rollingstock itu keretanya, railway itu perkeretaapian secara umum. Nah, mereka ingin mengetahui itu. Kebetulan, kekuatan Madiun itu ada di teknik transportasinya, yakni perkeretaapian. Jadi mereka tertarik di situ,” kata Agus Susanto lewat situs resmi pnm.ac.id edisi 14 Juli 2026.

Lebih lanjut, lulusan Hiroshima University ini menyampaikan delegasi JICA yang datang ke PNM berasal dari departemen yang berkaitan dengan perkeretaapian. “JICA itu luas sekali dan men-support segala institusi bidang pendidikan maupun non-pendidikan. Tapi, yang datang hari ini khusus untuk pengembangan perkeretaapian. Itulah yang akan kita follow-up.”

Ia berharap PNM dapat berkolaborasi dengan institusi di Jepang. “Kami sudah bekerja sama dengan Taiwan dan Cina. Saat ini kami terus mengembangkan kerja sama dengan institusi di Jepang, baik universitas maupun industri. Kolaborasi tersebut dinaungi dan didukung penuh oleh JICA.” (Humas)

Facebook Comments

POST A COMMENT.