RSKKA Beri Pelayanan Kesehatan di Bluto, Raas, Karamian hingga Masalembu

mepnews.id – Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA) kembali memberikan pelayanan kesehatan di daerah terpencil. Dengan tema ‘Bersama Membangun Generasi Sehat’ kapal pinisi berfasilitas rumah sakit ini 12- 25 Juli 2026 dijadwalkan memberikan pelayanan di Kecamatan Bluto di Sumenep, Pulau Raas, Pulau Karamian, hingga Pulau Masalembu, di perairan Madura.

Acara pelepasan berlangsung di Pos 3, Dermaga I, Pelabuhan Kalimas, Surabaya, dihadiri Direktur Utama BPJS Kesehatan Mayor Jenderal TNI (Purn) Dr dr Prihati Pujowaskito SpJP(K) FIHA MARS, Kepala Dinas Kesehatan Jatim Prof Dr dr Erwin Astha Triyono SpPD-KPTI FINASIM MARS yang mewakili Gubernur Jawa Timur, Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Dr dr Abdullah Machin SpN(K) yang mewakili Rektor dan Dekan FK Unair, Direktur Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) Hamim Tohari, serta Wakil Konsul Jenderal Australia di Surabaya Christine Bui.

Ketua Yayasan Ksatria Medika Airlangga, Dr Christrijogo Sumartono Dr SpAn-KAR, dalam sambutannya menekankan RSKKA merupakan jembatan emas untuk memutus tantangan geografis pelayanan medis bagi masyarakat di kepulauan terpencil.

“Misi ini bukan sekadar memberikan pengobatan, melainkan ikhtiar kolaboratif jangka panjang untuk memastikan keadilan sosial di bidang kesehatan benar-benar menyentuh saudara-saudara kita di pulau-pulau terpencil,” ujar Dr. Christrijogo.

Melalui program Bhakti Pulau Sehat 2026, RSKKA akan menjangkau wilayah kepulauan terpencil untuk pelayanan. Tim relawan akan memberikan edukasi kesehatan, promosi gaya hidup sehat, layanan skrining penyakit katastropik. Penanganan dilakukan tim dokter spesialis.

Misi pelayanan ini mendapat dukungan skala internasional dan multisektoral melalui penyerahan bantuan secara simbolis. Direktur Utama BPJS Kesehatan menegaskan sinergi jaminan kesehatan merata hingga wilayah kepulauan. Bantuan dari Kedutaan Besar Australia diserahkan lewat Wakil Konjen. Kontribusi industri dari HCML diserahkan Hamim Tohari.

Usai prosesi seremonial dan penyerahan bantuan, para tamu undangan kehormatan beserta perwakilan media massa melakukan Ship Tour meninjau fasilitas medis di dalam kapal RSKKA yang dipandu dr Agus Harianto SpB. Para tamu ditunjukkan kesiapan ruang operasi, ruang tindakan, serta fasilitas penunjang medis modern yang dirancang khusus tahan kondisi medan laut.

Kemudian, ada prosesi pelepasan tali tambat kapal di dermaga yang dilakukan bersama oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, perwakilan HCML, Kepala Dinas Kesehatan Jatim, serta Wakil Konjen Australia. Tepuk tangan riuh dan jajaran penghormatan di sepanjang jalan dermaga mengiringi perlahan bergeraknya RSKKA keluar dari Pelabuhan Kalimas Surabaya menuju Madura.

Facebook Comments

POST A COMMENT.